Sekitar 320.000 Orang Ikut Aksi Unjuk Rasa di Seantero Prancis

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 1 Nov 2026, 12:49
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Sekitar 320.000 Orang Ikuti Aksi Unjuk Rasa di Seantero Prancis Sekitar 320.000 Orang Ikuti Aksi Unjuk Rasa di Seantero Prancis (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Gelombang demonstrasi skala besar kembali melanda Prancis pada Sabtu. Sekitar 320.000 orang tercatat turun ke jalan di berbagai wilayah di seantero negeri untuk mengikuti aksi unjuk rasa, yang berdampak pada lumpuhnya sebagian layanan transportasi publik serta memicu bentrokan di beberapa titik.

Berdasarkan data dari Kementerian Dalam Negeri Prancis, jumlah pengunjuk rasa di ibu kota Paris saja diperkirakan mencapai 70.000 orang hingga pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 23.00 WIB.

Kendati demikian, pihak penyelenggara yang terdiri dari serikat pekerja dan asosiasi pemuda mewakili siswa sekolah menengah atas serta mahasiswa memiliki estimasi yang jauh lebih tinggi. Mereka memperkirakan jumlah peserta aksi di seluruh negeri mendekati angka 500.000 orang, dengan 200.000 orang di antaranya terkonsentrasi di Paris.

Aksi massa ini berdampak langsung pada mobilitas perkotaan. Operator transportasi umum Paris, RATP, mengumumkan melalui situs web resminya bahwa lebih dari 40 stasiun metro terpaksa ditutup sepanjang hari Sabtu demi alasan keamanan dan kelancaran pengendalian massa.

Baca Juga: 500.000 Orang Diperkirakan Turun ke Jalan dalam Demo Lanjutan di Prancis

Meskipun sebagian besar rangkaian demonstrasi berlangsung secara damai, upaya pembubaran massa sempat memicu ketegangan di sejumlah kota. Di Paris, bentrokan pecah di dekat Porte de Charenton, yang merupakan titik akhir resmi bagi rute aksi yang telah diizinkan.

Surat kabar lokal Le Monde melaporkan bahwa sejumlah pengunjuk rasa melemparkan berbagai proyektil ke arah petugas kepolisian. Aparat keamanan kemudian merespons tindakan tersebut dengan menembakkan gas air mata guna membubarkan massa yang ricuh.

Aksi unjuk rasa pada hari Sabtu ini menandai gelombang ketiga demonstrasi berskala masif yang terjadi di Prancis sejak 17 Oktober lalu. Guna mengantisipasi potensi eskalasi dan menjaga keamanan, pemerintah mengerahkan sekitar 70.000 personel kepolisian serta gendarmerie di seluruh penjuru negeri selama aksi berlangsung.