Polri dan GEKRAFS Teken MoU untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Okt 2026, 17:59
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Zaki Islami
Editor
Bagikan
Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto (Istomewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dan Gerakan Ekonomi Kreatif Nasional (GEKRAFS) resmi menjalin kerja sama melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU). Penandatanganan tersebut berlangsung dalam puncak peringatan Hari Ekonomi Kreatif Nasional (HEKRAFNAS) 2026 di Sampoerna Strategic Building, Jakarta, Sabtu, 24 Oktober 2026.

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menilai pelaku ekonomi kreatif memiliki potensi besar untuk mendorong kemajuan Indonesia dan menciptakan kondisi bangsa yang semakin baik.

“Saya sangat berbahagia bisa hadir di tengah orang-orang hebat, orang-orang kreatif yang bisa membawa Indonesia semakin luar biasa. Saya senang karena kalau banyak orang kreatif, Indonesia aman,” ujar Suyudi dalam sambutannya.

Suyudi menegaskan Polri siap mendukung perkembangan industri kreatif melalui kerja sama dengan berbagai pihak. Menurutnya, keberadaan ekosistem yang aman dan kondusif diperlukan agar para pelaku ekonomi kreatif dapat terus berkarya dan mengembangkan inovasi.

“Dalam kesempatan yang baik ini, saya ingin meyakinkan bahwa Polri berada di depan untuk menjaga ekonomi kreatif,” kata Suyudi.

Baca Juga: Mendiktisaintek Dorong Ekonomi Kreatif Masuk Kurikulum Perguruan Tinggi

Ia juga menilai kreativitas dan inovasi masyarakat merupakan modal penting untuk memperkuat daya saing Indonesia. Dengan dukungan yang tepat, potensi tersebut diharapkan mampu mendorong kemajuan bangsa sekaligus meningkatkan kemampuan Indonesia menghadapi persaingan global.

“Karena memang ketika Indonesia diemban oleh orang-orang yang kreatif, penuh dengan inovasi, saya yakin bangsa ini menjadi bangsa yang hebat, kuat, bermartabat,” kata Suyudi.

Sementara itu, Ketua Umum DPP GEKRAFS sekaligus anggota Komisi VI DPR RI Kawendra Lukistian menekankan pentingnya keterlibatan berbagai sektor dalam mengembangkan industri kreatif. Menurutnya, kolaborasi tersebut dibutuhkan agar potensi ekonomi kreatif dapat menghasilkan manfaat nyata bagi perekonomian nasional.

Kawendra juga menyoroti komitmen Presiden Prabowo Subianto terhadap pengembangan ekonomi kreatif yang tercantum dalam agenda pemerintah.

“Presiden Prabowo sangat komitmen dengan ekonomi kreatif, bahkan di Asta Cita dua kali beliau menyebutkan ekonomi kreatif. Tentunya perhatian beliau luar biasa dan ini tentunya menjadi semangat kita bersama. Masih banyak lagi yang kita perjuangkan,” kata Kawendra.

Penandatanganan kerja sama antara Polri dan GEKRAFS menjadi salah satu agenda utama dalam puncak peringatan HEKRAFNAS 2026 yang mengusung semangat Rekacipta. Dalam rangkaian kegiatan tersebut, GEKRAFS juga menandatangani nota kesepahaman dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Pakistan dan Kementerian Hukum RI.

Selain itu, GEKRAFS memperkenalkan maskot organisasi, Krafa Krafi, serta menyelenggarakan gelaran EKRAF Awards sebagai bagian dari upaya mendorong perkembangan sektor ekonomi kreatif.

Melalui kerja sama ini, Polri dan GEKRAFS diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam mendukung para pelaku ekonomi kreatif. Sinergi tersebut juga diharapkan mampu membantu melindungi karya, membuka peluang pengembangan potensi kreatif, serta meningkatkan kontribusi sektor ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

x|close