Mantan Anggota Kopassus Dibacok Tetangga di Cakung, Dipicu Perselisihan Renovasi Rumah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Okt 2026, 07:24
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi Pembunuhan Ilustrasi Pembunuhan (Pixabay)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang mantan anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus), Muhammad Fahrul (48), menjadi korban pembacokan di kawasan Perumahan Jakarta Garden City (JGC), Cakung Timur, Jakarta Timur, Kamis (22/10/2026). Insiden tersebut diduga dipicu perselisihan terkait pekerjaan renovasi rumah.

Kapolsek Cakung Kompol Andre Tri Putra mengatakan korban mengalami luka bacok pada bagian kanan kepala akibat serangan senjata tajam yang dilakukan oleh Jef Budiharto (57).

"Korban bernama Muhammad Fahrul, mantan anggota Kopassus yang mengalami luka bacok di bagian kanan kepala," kata Andre saat dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (23/10/2026).

Andre menjelaskan, peristiwa tersebut bermula ketika istri pelaku menegur seorang mandor bangunan agar menghentikan pekerjaan renovasi rumah yang berada di sebelah kediamannya.

Situasi kemudian memanas setelah korban meminta mandor tersebut untuk tetap melanjutkan pekerjaannya. Perselisihan antara korban dan pelaku pun terjadi setelah Jef datang ke lokasi.

Dalam pertengkaran tersebut, pelaku sempat mengancam akan membacok korban. Korban kemudian menantang pelaku hingga akhirnya terjadi penyerangan menggunakan senjata tajam jenis golok.

"Pelaku membacok korban namun tidak kena dan kedua kalinya mengenai kepala Korban bagian kanan," ucap Andre.

Korban selanjutnya melakukan perlawanan dengan membanting pelaku ke lantai. Akibat perkelahian tersebut, Jef juga mengalami luka pada bagian leher dan pelipis.

Usai kejadian, Muhammad Fahrul dilarikan ke Rumah Sakit Mayapada Jakarta Garden City untuk mendapatkan penanganan medis. Sementara itu, pelaku dibawa ke Rumah Sakit Islam Pondok Kopi untuk menjalani perawatan atas luka yang dialaminya.

Polisi masih mendalami kasus tersebut guna memastikan peran masing-masing pihak serta mengungkap lebih lanjut latar belakang perselisihan yang berujung pada aksi pembacokan di kawasan permukiman tersebut.

x|close