Trump Prediksi Perang Iran Segera Berakhir dan Harga Minyak Turun Tajam

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Okt 2026, 17:50
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara kepada awak media sebelum menaiki Marine One di South Lawn Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat berbicara kepada awak media sebelum menaiki Marine One di South Lawn Gedung Putih, Washington D.C., Amerika Serikat (Antara)

Ntvnews.id, Washington - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkirakan konflik antara AS dan Iran akan segera berakhir. Ia juga memprediksi harga minyak dunia akan mengalami penurunan tajam setelah perang tersebut usai.

"Perang dengan Iran akan berakhir segera, segera, seperti yang mereka inginkan. Mereka tidak akan pernah memiliki senjata nuklir dan harga minyak akan anjlok drastis," kata Trump kepada para wartawan di Montana, Rabu, 14 Oktober 2026, malam waktu setempat.

Sebelumnya, dalam pidatonya di sebuah kampanye di Montana, Trump mengaku belum mengetahui siapa pejabat Iran yang akan mewakili negara tersebut dalam perundingan dengan AS. Saat itu, Washington tengah berupaya mengakhiri konflik yang berlangsung.

"Mereka tidak punya angkatan laut. Mereka tidak punya angkatan udara. Angkatan darat mereka hancur lebur. Para pemimpin mereka sudah tiada. Seharusnya saya membiarkan para pemimpin mereka tetap hidup, karena sata tidak tahu dengan siapa sebenarnya kami bernegosiasi," kata Trump.

Baca Juga: Netanyahu Desak Trump Lanjutkan Perang Iran Jelang Pemilu Israel dan AS

Trump menyebut Iran pernah menjadi kekuatan yang disegani di kawasan Timur Tengah. Namun, menurut dia, operasi militer yang dilancarkan AS telah melemahkan kemampuan militer negara tersebut secara signifikan.

"Iran dulunya adalah pengganggu di Timur Tengah," kata Trump.

Ia menambahkan bahwa kekuatan Iran saat ini tidak lagi seperti sebelumnya. Trump juga mengklaim serangan militer AS telah menghancurkan armada laut Iran serta melumpuhkan pesawat-pesawat militernya.

Trump menyatakan Iran sebelumnya memiliki 159 kapal perang, tetapi kini tidak ada satu pun yang masih beroperasi. Ia turut mengklaim bahwa pesawat tempur Iran telah dihancurkan ketika masih berada di landasan pacu.

Baca Juga: Trump Ragukan China dan Rusia Bantu Iran

"Mereka dulu kuat. Sekarang, mereka tidak sekuat itu lagi. Saya bilang,* kami telah menghancurkannya*, tetapi mereka memang memiliki tepat 159 kapal. Berapa banyak kapal yang kini tergeletak di dasar laut? Ya, 159. Jadi, mereka punya 274 pesawat tempur jet yang cukup bagus, tetapi tidak sebagus milik kami, cukup bagus. Berapa banyak pesawat tempur jet yang tersedia untuk digunakan saat ini? Nol! Tahu di mana jet itu berada? Semuanya tersebar di seluruh landasan pacu yang indah di Iran. Semuanya hancur berkeping-keping di seluruh landasan pacu itu," ujar Trump.

(Sumber: Antara)

x|close