Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto melantik Jenderal TNI Tandyo Budi Revita sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 15 Oktober 2026.
Tandyo yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Panglima TNI diangkat menjadi KSAD berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 106 TNI tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD). Keputusan tersebut dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden (Sesmilpres) Mayjen TNI Wahyu Yudhayana dalam upacara pelantikan.
Pelantikan Tandyo berlangsung bersamaan dengan pengangkatan Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, yang sebelumnya menjabat sebagai KSAD, menjadi Wakil Panglima TNI sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Pengangkatan Maruli itu ditetapkan melalui Keputusan Presiden Nomor 105 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Wakil Panglima TNI merangkap Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan dan Daerah Terpencil.
Baca Juga: Profil Jenderal TNI Tandyo Budi Revita yang Dilantik Jadi KSAD
Kedua keputusan presiden tersebut ditandatangani oleh Presiden Prabowo pada Rabu, 14 Oktober 2026.
Rangkaian pelantikan KSAD dan Wakil Panglima TNI diawali dengan pembacaan surat keputusan presiden mengenai pengangkatan pejabat yang dilantik. Setelah itu, Presiden Prabowo memimpin pengambilan sumpah jabatan.
"Bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya dan seadil-adilnya. Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi Sapta Marga dan Sumpah Prajurit dengan sebaik-baiknya," demikian sumpah jabatan yang diucapkan oleh Jenderal Maruli dan Jenderal Tandyo dengan tuntunan Presiden.
Baca Juga: Rumah TNI Jadi Markas Judol, KSAD: Memalukan
Usai pengambilan sumpah, Presiden menyematkan tanda pangkat dan tanda jabatan baru kepada Maruli, kemudian kepada Tandyo. Keduanya selanjutnya menandatangani berita acara pelantikan, dimulai dari Maruli dan dilanjutkan oleh Tandyo. Presiden Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto juga menandatangani berita acara tersebut sebagai saksi.
Setelah seluruh prosesi selesai, Presiden bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan sejumlah pejabat negara memberikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik.
Sejumlah pejabat negara dan anggota Kabinet Merah Putih turut menghadiri upacara pelantikan di Istana Negara pada Kamis, 15 Oktober 2026. Di antaranya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Ketua Wantimpres RI Pratikno, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Sugiono, serta Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah menteri lainnya.
(Sumber: Antara)
KSAD Jenderal TNI Tadyo Budi Revita (YouTube Sekretariat Presiden)