Cek Fakta: Puan Maharani Minta Rakyat Jangan Anarkis dan Hormati DPR

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Okt 2026, 23:30
thumbnail-author
Jihan Dwicahya
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Tangkapan layar - Ketua DPR Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna Ke-9 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 5 Oktober 2026. Arsip - Tangkapan layar - Ketua DPR Puan Maharani memimpin Rapat Paripurna Ke-9 DPR Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026–2027 di Gedung DPR, Jakarta, Selasa, 5 Oktober 2026. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Unggahan di Facebook menyebarkan klaim bahwa Ketua DPR RI Puan Maharani meminta masyarakat tidak bertindak anarkis dan menghormati DPR sebagai wakil rakyat. Unggahan itu juga menyebut lembaga legislatif tersebut bekerja untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Klaim tersebut disertai gambar berlambang DPR RI yang menampilkan foto Puan Maharani. Dalam gambar itu terdapat tulisan:

“RAKYAT JANGAN ANARKIS DAN HORMATI KAMI SEBAGAI WAKIL RAKYAT, KAMI KERJA DEMI PERUT RAKYAT!!”

Benarkah Puan Maharani pernah menyampaikan pernyataan tersebut?

Unggahan yang menarasikan Puan Maharani minta rakyat jangan anarkis dan hormati DPR. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) <b>(Antara)</b> Unggahan yang menarasikan Puan Maharani minta rakyat jangan anarkis dan hormati DPR. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook) (Antara)

Penjelasan:

Hasil penelusuran tidak menemukan pernyataan resmi maupun pemberitaan dari media kredibel yang membuktikan bahwa Puan Maharani pernah mengucapkan kalimat seperti yang beredar dalam unggahan Facebook tersebut.

Pernyataan Puan yang terdokumentasi justru membahas hubungan antara DPR dan masyarakat dalam konteks demokrasi. Saat menyampaikan pidato dalam Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan I Tahun Sidang 2026-2027 pada Jumat, 14 Agustus 2026, Puan menegaskan bahwa DPR dan rakyat tidak seharusnya diposisikan sebagai dua pihak yang saling berhadapan atau dipertentangkan.

Ia juga menekankan pentingnya kritik, aspirasi, dan pengawasan masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Menurut Puan, DPR perlu meningkatkan transparansi serta bersikap terbuka dalam menanggapi berbagai kritik dari publik.

Selain itu, Puan menyoroti peredaran informasi tidak benar yang menyasar DPR, termasuk kutipan palsu yang mengatasnamakan pimpinan maupun anggota lembaga tersebut.

Hal itu juga disampaikan ketika Puan menutup Masa Persidangan V Tahun Sidang 2025-2026 pada Selasa, 21 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia menilai konten hoaks yang beredar dapat memicu pertentangan antara DPR dan masyarakat.

Dengan demikian, tidak terdapat bukti yang mendukung klaim bahwa Puan Maharani menyampaikan pernyataan “rakyat jangan anarkis dan hormati kami sebagai wakil rakyat, kami kerja demi perut rakyat”. Kutipan tersebut tidak ditemukan dalam pernyataan resmi yang ditelusuri.

Kesimpulan:

Klaim bahwa Puan Maharani meminta masyarakat tidak anarkis dan menghormati DPR dengan pernyataan “RAKYAT JANGAN ANARKIS DAN HORMATI KAMI SEBAGAI WAKIL RAKYAT, KAMI KERJA DEMI PERUT RAKYAT!!” merupakan hoaks. Tidak ditemukan bukti atau pernyataan resmi yang mengonfirmasi kutipan tersebut.

Klaim: Puan Maharani meminta rakyat tidak anarkis dan menghormati DPR sebagai wakil rakyat.

Rating: Hoaks

(Sumber: Antara)

x|close