Polisi Selidiki Lecelakaan Maut GWM Tank di Palmerah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 8 Okt 2026, 16:47
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi Kecelakaan Ilustrasi Kecelakaan (FreePik)

Ntvnews.id, Jakarta - Polisi masih menyelidiki penyebab kecelakaan maut yang melibatkan mobil GWM Tank dan sejumlah kendaraan di Palmerah, Jakarta Barat. Kecelakaan beruntun tersebut terjadi di Jalan Kamboja Raya, Rabu, 7 Oktober 2026 malam.

Insiden yang terjadi sekitar pukul 22.30 WIB itu menyebabkan seorang pengendara sepeda motor meninggal dunia. Sementara satu pengendara lainnya mengalami luka-luka dan harus mendapat perawatan medis.

Panit Laka Satlantas Jakarta Barat Ipda Deddy Mohammad mengatakan pihaknya masih mendalami penyebab kecelakaan tersebut dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi di lokasi kejadian.

"Untuk penyebab masih proses lidik," ucap Deddy saat dikonfirmasi wartawan, Kamis, 8 Oktober 2026.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Palmerah, Ojol Tewas Dihantam Mobil Mewah

Menurut Deddy, pemeriksaan terhadap saksi masih dilakukan untuk mengetahui secara pasti rangkaian kejadian sebelum kecelakaan terjadi.

Dalam proses penyelidikan, polisi juga telah melakukan pemeriksaan terhadap pengemudi mobil GWM Tank. Dari pemeriksaan tersebut, polisi tidak menemukan adanya indikasi pengaruh alkohol.

Polisi juga menyampaikan bahwa pengemudi GWM Tank merupakan warga sipil yang bekerja sebagai karyawan swasta.

"KTP warga sipil karyawan swasta," imbuhnya.

Kronologi Kecelakaan GWM Tank di Palmerah

garis polisi <b>(dokumen)</b> garis polisi (dokumen)

Kecelakaan beruntun tersebut terjadi di Jalan Kamboja Raya arah selatan, tepatnya di sekitar Klinik Utama Kamboja, Palmerah, Jakarta Barat.

Saat kejadian, mobil GWM Tank bernomor polisi B-7--AXL yang dikemudikan Frendry Susanto dengan penumpang Yanti melaju dari arah utara menuju selatan.

Ketika tiba di dekat sebuah warung, mobil tersebut menabrak gerobak las milik Muhammad Widodo.

Bukannya berhenti, kendaraan tersebut terus melaju hingga kembali menabrak gerobak dan sepeda motor yang sedang terparkir milik Sopiyan.

Mobil GWM Tank kemudian menabrak dua sepeda motor yang melaju searah di depannya. Kedua sepeda motor tersebut masing-masing Honda Vario bernomor polisi B-5073-BTF yang dikendarai Nurmilah dan Honda bernomor polisi B-3438-TTJ yang dikendarai Maria Thomas (59).

Setelah menghantam kedua sepeda motor, mobil GWM Tank oleng ke kiri dan menabrak mobil Daihatsu Ayla bernomor polisi B-2071-POV yang sedang terparkir.

Benturan tersebut membuat mobil Ayla terdorong hingga menghantam pagar pintu besi gerbang milik PT SPX.

Rangkaian kecelakaan kemudian berakhir setelah mobil GWM Tank terus melaju sebelum akhirnya berhenti dalam kondisi terbalik.

Sejumlah kendaraan dan benda yang terlibat dalam kecelakaan mengalami kerusakan akibat rangkaian benturan tersebut.

Akibat kecelakaan tersebut, MT mengalami luka pada bagian kepala. Korban dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian.

Jenazah Maria kemudian dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang untuk penanganan lebih lanjut.

Sementara itu, pengendara sepeda motor lainnya, Nurmilah mengalami luka memar pada kaki kanan. Korban selanjutnya mendapat perawatan di RS Bhakti Mulia.

x|close