Ntvnews.id, London - Sebuah jet milik Angkatan Udara Kerajaan Inggris atau RAF jatuh dan meledak saat menjalani latihan penerbangan di Anglesey (Ynys Môn), Wales Utara. Dua pilot yang berada di dalam pesawat berhasil menyelamatkan diri dengan melontarkan diri dari pesawat.
Dilansir dari The Guardian, Jumat, 25 September 2026, kecelakaan tersebut terjadi pada Rabu, 23 September 2026 Sejumlah saksi mengatakan pesawat Hawk T2 baru saja meninggalkan pangkalan RAF Valley di bagian barat wilayah tersebut sebelum kecelakaan terjadi.
Rekaman video yang beredar menunjukkan pesawat sempat naik dalam kondisi yang terlihat tidak stabil. Tak lama kemudian, kedua pilot melontarkan diri dari pesawat. Jet tersebut selanjutnya menukik tajam menuju tanah sambil mengeluarkan asap sebelum jatuh di sekitar permukiman dan bangunan pertanian.
Pesawat kemudian meledak dan menghasilkan kobaran api besar yang membubung ke udara.
Seorang juru bicara RAF membenarkan adanya insiden tersebut. Penyelidikan kini dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan.
"Sebuah insiden yang melibatkan pesawat RAF Hawk T2, yang terbang dari RAF Valley, terjadi di dekat Anglesey. Penyelidikan sedang berlangsung dan kami tidak akan memberikan komentar lebih lanjut untuk saat ini," ungkapnya.
Lokasi jatuhnya pesawat di Pencarnisiog berada kurang dari dua mil dari pangkalan udara RAF Valley. Pangkalan tersebut menjadi markas No. 4 Flying Training School RAF yang bertugas melatih calon pilot pesawat tempur menggunakan Hawk T2 dan Texan T1.
Layanan pemadam kebakaran dan penyelamatan Wales Utara juga langsung mengerahkan personel ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan dan evakuasi.
"Tim dan petugas mendatangi lokasi insiden yang melibatkan pesawat di kawasan Pencarnisiog, Anglesey, serta bekerja sama dengan rekan-rekan dari Royal Air Force, kepolisian Wales Utara, layanan ambulans Wales, dan ambulans udara Wales. Kebakaran saat ini sudah dapat dikendalikan," ujarnya.
Baca Juga: Israel Akui Jet Tempur AS Berangkat dari Pangkalannya untuk Serang Iran
Kecelakaan tersebut berdampak pada transportasi setempat. Jalur kereta api di kawasan itu ditutup, sementara layanan bus pengganti disediakan untuk rute Bangor-Holyhead.
Menteri Pertahanan Inggris Wes Streeting melalui unggahan di X menyampaikan doa untuk kondisi kedua pilot yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
"Doa dan perhatian saya terutama tertuju pada para pilot. Kami akan memberikan informasi lebih lanjut pada waktunya."
Kepolisian Wales Utara menyampaikan bahwa kedua pilot masih mendapatkan perawatan medis. Kondisi mereka disebut mengalami cedera yang diperkirakan ringan.
"Dua pilot sedang dirawat karena cedera yang diperkirakan ringan, dan sejauh ini tidak ada laporan mengenai kerusakan atau korban lain di luar insiden tersebut," ujar pernyataan kepolisian setempat.
Ilustrasi jet tempur Pakistan. /ANTARA/Anadolu/py (Anadolu) (Antara)