Ini Pesan Terakhir Guru yang Ikut Tewas dalam Kecelakaan Bus Maut di Subang

NTVNews - 12 Mei 2024, 11:04
thumbnail-author
Moh. Rizky
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Zainal Arifin, adik korban tewas bus yang kecelakaan di Subang, Jawa Barat. Zainal Arifin, adik korban tewas bus yang kecelakaan di Subang, Jawa Barat.

Ntvnews.id, Jakarta - Suprayogi, jadi korban tewas kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut pelajar SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang, Jawa Barat. Suprayogi merupakan guru dari para pelajar SMK Lingga Kencana.

Adik Suprayogi, Zainal Arifin mengaku sempat menerima 'pesan terakhir' dari almarhum. Pesan itu disampaikan saat keduanya bertemu di sebuah acara. 

"Sebelum meninggal tanggal 14 bulan April saya nyunatin cucu saya, dia datang hadir ketemu saya lah," ujar Zainal di gedung SMK Lingga Kencana, Depok, Jawa Barat, Minggu (12/5/2024).

Di momen itu keduanya berbincang. Suprayogi yang berusia 65 tahun, mengingatkan agar Zainal merawat rumahnya.

Bus yang terguling di Ciater, Subang, Jawa Barat. (Antara) Bus yang terguling di Ciater, Subang, Jawa Barat. (Antara)

"'Lu urus dong Nal, rumah'. Rumah saya kan dekat dia. 'Dari dulu lu capek-capek nyari duit sekarang lu tinggalin'," kata Zainal menirukan perkataan kakaknya itu.

Zainal dahulu tinggal dekat rumah Suprayogi di dekat sekitar SMK Lingga Kencana. Namun beberapa tahun terakhir, Zainal memutuskan tinggal di Jakarta dan mengosongkan rumahnya. 

"'Tolonglah lu rumah, jangan disia-siain, lu kerja setengah mati dulu'," ucap Zainal menirukan ucapan Suprayogi.

Zainal mengaku tak sadar jika itu merupakan pesan terakhir dari almarhum. Sebab dirinya merasa tak ada tanda-tanda akan kepulangan Suprayogi untuk selamanya.

"Nggak ada (tanda-tanda akan meninggalnya korban). Cuma niat baiknya itu tadi (ingatkan soal rumah), sama saya," jelas pria yang berprofesi sebagai pengacara itu.

Diketahui, bus yang mengangkut rombongan dari SMK Lingga Kencana terguling di Ciater, Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5/2024) pukul 18.45 WIB. Akibatnya 11 orang tewas dalam kejadian itu. Mayoritas korban ialah pelajar dari sekolah kejuruan tersebut. Satu korban juga seorang guru dan pengendara motor warga setempat. Kecelakaan terjadi diduga akibat rem bus yang blong. 

TERKINI

BPS Minta Pemda Waspadai Kenaikan Harga Daging Ayam Ras

Nasional Senin, 10 Agu 2026 | 12:52 WIB

Trump Tak Khawatir Netanyahu Tolak Rencana Perdamaian Gaza

Luar Negeri Senin, 10 Agu 2026 | 12:45 WIB

Pria Tewas Dihantam KRL di Perlintasan JIS Papanggo

Metro Senin, 10 Agu 2026 | 12:36 WIB

PM Kosovo Dilempari Telur Saat Sidang Parlemen

News Senin, 10 Agu 2026 | 12:26 WIB

Bigmo Diperiksa Polisi Hari Ini

Metro Senin, 10 Agu 2026 | 12:05 WIB

Inilah Sosok Gadis Purwodadi Grobogan Terima Mahar Rp3 M

Viral Senin, 10 Agu 2026 | 11:54 WIB

Sinyal Trump: AS Bakal Manfaatkan Krisis Ekonomi untuk Tekan Iran

Luar Negeri Senin, 10 Agu 2026 | 11:50 WIB

Kebakaran Hantam Rumah Warga di Jembatan Dua Jakut

Metro Senin, 10 Agu 2026 | 11:43 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close