Geger Penikaman di Pusat Perbelanjaan Sejumlah Orang Terluka

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Sep 2026, 07:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Ilustrasi Penikaman Ilustrasi Penikaman (Istimewa)

Ntvnews.id, Beijing - Polisi di China menangkap seorang pria yang diduga menyerang dan melukai beberapa orang dalam aksi penikaman di luar sebuah restoran yang berada di kompleks pusat perbelanjaan.

Kepolisian menyebut tersangka merupakan pria berusia 35 tahun bermarga Li. Dia diduga melakukan penyerangan di distrik Panyu, Guangzhou, pada Senin, 14 September 2026 sekitar pukul 17.20 waktu setempat.

Dilansir dari AFP, Rabu, 16 September 2026, polisi menerima laporan mengenai aksi penusukan tersebut dan segera mengamankan tersangka.

Beberapa orang menjadi korban dalam insiden itu. Polisi menyatakan luka yang dialami para korban "tidak mengancam jiwa,".

Kepolisian belum mengungkap jumlah pasti korban maupun alasan yang diduga melatarbelakangi aksi penikaman tersebut. Saat ini, penyidik masih mendalami kasus tersebut.

Sejumlah rekaman kejadian yang beredar di internet memperlihatkan lokasi penyerangan berada di dalam kawasan pusat perbelanjaan. Dalam salah satu rekaman, sedikitnya tiga orang terlihat mengalami luka pada bagian wajah.

Video lain yang diduga berasal dari kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan seorang pria menyerang seorang perempuan menggunakan benda tajam. Perempuan tersebut ditusuk pada bagian wajah ketika pria itu berjalan melewatinya di depan sebuah restoran hot pot.

Rekaman lainnya menunjukkan sejumlah petugas kepolisian memasuki area pusat perbelanjaan untuk menangani kejadian. Sementara itu, warga yang berada di lokasi tampak berlarian menjauh dari tempat penyerangan.

Baca Juga: Golkar Imbau Kader di Maluku Tenggara Tetap Tenang Usai Penikaman Nus Kei

Polisi memastikan penyelidikan masih berlangsung untuk mengetahui secara lengkap kronologi serta motif di balik serangan tersebut.

Kasus penikaman bukan kali pertama terjadi di China dan menjadi perhatian publik. Dalam beberapa tahun terakhir, sejumlah aksi serupa telah terjadi di berbagai wilayah negara tersebut.

Pada Mei 2026, misalnya, tiga orang, termasuk dua warga negara Jepang, dilaporkan mengalami luka setelah menjadi korban penikaman di sebuah restoran di Shanghai.

Sebelumnya, pada November 2024, seorang mantan mahasiswa perguruan tinggi vokasi di wilayah timur China melakukan aksi penikaman setelah gagal dalam ujian. Serangan tersebut menewaskan delapan orang dan menyebabkan 17 orang lainnya terluka.

Serangkaian insiden tersebut kembali memunculkan perhatian terhadap aksi kekerasan menggunakan senjata tajam di ruang publik China, termasuk di area yang ramai seperti pusat perbelanjaan dan restoran.

x|close