WNI Meninggal Saat Mendaki Gunung Fuji

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 2 Sep 2026, 06:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Editor
Bagikan
Foto Gunung Fuji pada 10 Oktober 2024. Foto Gunung Fuji pada 10 Oktober 2024. (Newscom/Alamy)

Ntvnews.id, Tokyo - Seorang warga negara Indonesia (WNI) ditemukan meninggal dunia ketika melakukan pendakian di Gunung Fuji, Jepang. Polisi menduga korban mengalami gangguan kesehatan yang berkaitan dengan jantung.

Pendaki laki-laki asal Indonesia tersebut ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri di jalur pendakian Gunung Fuji pada Sabtu, 29 Agustus 2026 sore waktu setempat. Korban ditemukan dalam posisi tengkurap.

Hingga kini, pihak berwenang belum mengungkap identitas maupun usia WNI tersebut.

Dilansir dari NHK, Raby, 2 September 2026, korban segera dievakuasi ke rumah sakit setelah ditemukan. Namun, nyawanya tidak berhasil diselamatkan dan dinyatakan meninggal dunia.

Kepolisian Jepang menjelaskan bahwa korban memulai perjalanan dari Pos 5 Fuji-Yoshida sekitar pukul 11.00 waktu setempat pada Sabtu, 29 Agustus 2026.

Pendaki tersebut diketahui mengikuti perjalanan pendakian secara berkelompok yang dipandu oleh seorang pemandu. Setelah rombongan berhenti untuk makan siang, korban tidak kunjung tiba di lokasi pertemuan yang telah ditentukan.

Upaya mencari keberadaan korban tidak membuahkan hasil. Rombongan akhirnya meneruskan perjalanan tanpa keikutsertaan pendaki asal Indonesia tersebut.

Baca Juga: Rawan Karhutla, Aktivitas Pendakian Gunung Tambora Ditutup

Beberapa jam kemudian, sekitar pukul 17.00 waktu setempat, pendaki lain menemukan korban dalam keadaan tidak sadarkan diri. Ia tergeletak dengan posisi tengkurap di sekitar Pos 7, salah satu titik dalam jalur pendakian menuju puncak Gunung Fuji.

Informasi mengenai penemuan tersebut segera disampaikan kepada petugas. Korban kemudian dievakuasi menuju Pos 5 sebelum dibawa ke rumah sakit di Kota Fujikawaguchiko.

Meski telah mendapatkan penanganan medis, korban dinyatakan meninggal dunia.

Polisi setempat menduga kematian WNI tersebut berkaitan dengan masalah kesehatan pada jantung. Informasi mengenai kejadian itu baru disampaikan kepada publik oleh Kantor Polisi Fuji-Yoshida di Prefektur Yamanashi pada Minggu, 30 Agustus 2026waktu setempat.

NHK tidak mengungkap identitas korban maupun informasi lebih lanjut mengenai riwayat kesehatannya.

HIGHLIGHT

x|close