Perintah Prabowo ke Kapolri, Tiga Tersangka Karhutla Riau Diangkut ke Jakarta

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Agu 2026, 12:51
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto rapat koordinasi Kebakaran Hutan (Karhutla) Prabowo Subianto rapat koordinasi Kebakaran Hutan (Karhutla) (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto memberi perhatian terhadap tiga tersangka yang diduga terlibat dalam kasus pembakaran hutan dan lahan (karhutla) di Riau pada 2025.

Prabowo bahkan meminta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membawa ketiga tersangka tersebut ke Jakarta untuk menjalani pendalaman lebih lanjut. Kepala Negara juga berencana melibatkan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra untuk menelusuri informasi terkait ketiganya.

"Tolong dikirim ke Jakarta, Kapolri ya. Kita dalami di sini [Jakarta]," kata Prabowo dalam rapat di Riau, Senin, 24 Agustus 2026. Nanti pendalamannya saya juga minta BIN ikut ya."

Sebelumnya, Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melaporkan terdapat 33 kasus karhutla yang ditangani di wilayah hukumnya selama Januari hingga Agustus 2026. Dari keseluruhan perkara tersebut, polisi telah menetapkan 36 orang sebagai tersangka, dengan total luas lahan yang terbakar mencapai 806,57 hektare.

Herry menjelaskan bahwa berdasarkan hasil penanganan perkara, seluruh kasus karhutla di Riau berkaitan dengan aktivitas manusia, baik yang dilakukan secara sengaja maupun tidak sengaja.

Baca Juga: Prabowo Tanya ke Kapolda Riau soal Kebakaran Hutan: Ada Indikasi Korporasi yang Menyuruh?

Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026). BNPB mencatat luas laha <b>(Antara)</b> Personel Yonif TP 882/Hulubalang melakukan pembasahan untuk mencegah api kembali menyala di lokasi kebakaran lahan gambut di Desa Arang Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Minggu (23/8/2026). BNPB mencatat luas laha (Antara)

Kapolda juga menyampaikan bahwa sejauh ini pihaknya belum menemukan indikasi keterlibatan korporasi dalam kasus-kasus karhutla tersebut. Menurutnya, hampir seluruh tersangka merupakan pemilik lahan yang diduga melakukan pembakaran untuk membuka areal baru.

Pembakaran dianggap sebagai salah satu cara yang lebih mudah dan murah untuk membersihkan lahan dibandingkan menggunakan metode pembukaan lahan lainnya.

Namun, Prabowo kemudian mempertanyakan apakah seluruh tersangka benar-benar memiliki atau mengelola lahan yang terbakar. Dari pertanyaan tersebut, muncul informasi mengenai tiga tersangka yang diduga melakukan pembakaran meski tidak mempunyai lahan maupun aktivitas pengolahan lahan di lokasi kejadian.

Ketiga tersangka tersebut sebelumnya memberikan alasan bahwa kebakaran terjadi secara tidak sengaja ketika mereka sedang melakukan aktivitas memancing. Akan tetapi, berdasarkan pemeriksaan kepolisian, tidak ditemukan lokasi pemancingan di sekitar area lahan yang terbakar.

Informasi tersebut membuat Prabowo meminta kasus ketiga tersangka diperiksa lebih mendalam dengan melibatkan aparat penegak hukum dan BIN untuk mengetahui kemungkinan adanya motif atau keterkaitan lain di balik pembakaran lahan tersebut.

HIGHLIGHT

x|close