Prabowo Terima Laporan Karhutla, BPBD Riau Sebut 900 Hektare Masih Terbakar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Agu 2026, 12:15
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Prabowo Subianto rapat koordinasi Kebakaran Hutan (Karhutla) Prabowo Subianto rapat koordinasi Kebakaran Hutan (Karhutla) (Istimewa)

Ntvnews.id, Riau - Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat koordinasi penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Posko AJU, Pekanbaru, Riau, Senin, 24 Juni 2026. Dalam rapat tersebut, Prabowo menerima pemaparan dari Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau, M. Edy Afrizal.

Edy melaporkan bahwa total luas karhutla di Provinsi Riau sepanjang Januari hingga Agustus 2026 mencapai 16.277,50 hektare. Sementara itu, tercatat sebanyak 10.514 titik panas (hotspot)dan 521 titik api (fire spot).

"Alhamdulillah sudah bisa kita padamkan sehingga tinggal dari saat ini ada tujuh titik dari yang kami sampaikan sebelumnya," katanya.

Mendengar laporan tersebut, Prabowo kemudian meminta penjelasan mengenai luas wilayah yang masih terbakar di tujuh titik tersebut. Edy menjelaskan bahwa total luas area yang belum berhasil dipadamkan mencapai sekitar 900 hektare dan tersebar di empat kabupaten.

"Jadi dari 16.000 hektare yang terbakar, sekarang tinggal 900 (hektare)," tanya Presiden.

"900 (hektare), siap," jawab Edy.

Prabowo kemudian memberikan apresiasi terhadap kinerja BPBD Riau dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan karhutla. Ia meminta sisa lahan yang masih terbakar segera ditangani hingga seluruh titik api berhasil dipadamkan.

Baca Juga: Tiba di Riau, Prabowo Langsung Pimpin Rapat Penanganan Karhutla

"Dari Januari sampai Agustus, saya kira cukup bagus itu. Saya terima kasih. Yang 900 ini saya minta segera bisa di (padamkan)," katanya.

"Saya ucapkan terima kasih penanganan di Riau ini, ya. Sampaikan terima kasih, penghargaan saya dari semua kepada semua anak buahmu. Ya Pangdam, Kapolda, Gubernur, BPBD, dan semua K/L (kementerian/lembaga), semua institusi ya. Saya kira ini cukup membanggakan ya, kalian mengatasi 15.000 hektare. Ini saya yakin yang 900 ini bisa segera, ya," kata Prabowo.

Dalam rapat tersebut, Prabowo juga meminta BPBD Riau segera melaporkan apabila masih diperlukan tambahan dukungan maupun bantuan untuk mempercepat proses pemadaman karhutla.

Pemerintah bersama seluruh unsur terkait diharapkan dapat segera menyelesaikan penanganan terhadap tujuh titik api yang tersisa sehingga dampak karhutla di Riau dapat diminimalkan.

HIGHLIGHT

x|close