Polisi Beberkan Kronologi Pelajar Tewas Tertemper KRL di Kalideres: Korban Dibonceng Ayah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Agu 2026, 15:35
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi- Penumpang menunggu kedatangan KRL Commuter Line Manggarai-Bogor di Stasiun Manggarai, Jakarta. Ilustrasi- Penumpang menunggu kedatangan KRL Commuter Line Manggarai-Bogor di Stasiun Manggarai, Jakarta. (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta - Polisi mengungkap fakta baru terkait kecelakaan yang menewaskan seorang pelajar berinisial DK (18) setelah tertemper KRL di kawasan perlintasan kereta api antara Stasiun Rawa Buaya dan Batu Ceper, Jakarta Barat.

Kapolsek Kalideres Kompol Rihold Sihotang mengatakan, saat peristiwa itu terjadi, korban tidak mengendarai sepeda motor seorang diri. DK diketahui tengah dibonceng oleh ayahnya ketika melintas di lokasi kejadian.

“Infonya ayah dan anak. Korban yang bonceng,” kata Kapolsek Kalideres, Kompol Rihold Sihotang kepada wartawan, Kamis (20/8/2026).

Meski demikian, Rihold belum dapat menjelaskan lebih jauh mengenai kondisi ayah korban setelah kecelakaan tersebut. Penanganan peristiwa itu kini dilakukan oleh Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Barat.

“Kalau keadaan korban sekarang belum monitor. Karena ditangani unit Laka Polres," ujarnya.

Baca Juga: OpenAI Rilis ChatGPT for Teens, Lebih Aman dan Ramah Bagi Pengguna Remaja

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Joko Siswanto menjelaskan kecelakaan tersebut terjadi pada Kamis (20/8) sekitar pukul 06.30 WIB.

Saat kejadian, korban bersama ayahnya melintas menggunakan sepeda motor dari arah utara menuju selatan. Ketika tiba di dekat perlintasan kereta api Semanan Tembok Bolong, Kalideres, Jakarta Barat, kendaraan yang mereka tumpangi tertemper KRL jurusan Tangerang.

"Setibanya di dekat perlintasan kereta api Semanan Tembok Bolong Wilayah Kalideres Jakarta Barat, tertemper dengan kereta api atau KRL jurusan Tangerang, nomor lokomotif dan identitas masinis belum diketahui yang melaju dari samping kirinya," ucap Joko.

Akibat kecelakaan tersebut, DK mengalami luka di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian. Jenazah korban kemudian dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.

"Korban mengalami luka pada bagian kepala, meninggal dunia di TKP (tempat kejadian perkara). Jenazah dievakuasi ke RSUD Kabupaten Tangerang," tutupnya.

HIGHLIGHT

x|close