Ntvnews.id, Jakarta - Pengelolaan dan pengembangan kawasan perbatasan negara kini terus mengalami kemajuan pesat seiring dengan penguatan peran Badan Nasional Pengelola Perbatasan Republik Indonesia (BNPP RI). Sebagai lembaga yang mengemban amanat mengelola kawasan perbatasan Indonesia, BNPP RI berkomitmen untuk tidak hanya fokus pada kedaulatan wilayah, tetapi juga mendorong pemerataan pembangunan nasional hingga ke batas negeri.
Saat ini, BNPP RI tercatat mengelola 15 Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Terpadu yang membentang dari barat hingga timur Indonesia. Seluruh 15 PLBN tersebut meliputi Serasan, Jagoi Babang, Aruk, Entikong, Badau, Sebatik, Labang, Long Nawang, Motaain, Motamasin, Wini, Napan, Skouw, Sota, dan Yetetkun.
Juru Bicara BNPP RI, Nadia Mulya menjelaskan bahwa keberadaan PLBN memiliki fungsi yang jauh lebih strategis dari sekadar titik lintasan perbatasan antarnegara.
“PLBN bukan sekadar tempat keluar masuk orang dan barang antarnegara. Lebih dari itu, PLBN hadir untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, memperkuat konektivitas antarwilayah, menjaga keamanan kawasan, serta membuka ruang seluas-luasnya bagi tumbuhnya aktivitas sosial dan ekonomi warga di perbatasan,” ujar Nadia dalam keterangannya di Jakarta, Selasa, 18 Agustus 2026.
Baca juga: PLBN Serasan jadi Lokasi Upacara HUT RI, Perkuat Peran sebagai Gerbang Ekonomi
Ia melanjutkan, guna meningkatkan efisiensi dan jangkauan pelayanan, BNPP RI juga terus mengakselerasi percepatan pembangunan infrastruktur PLBN baru serta memperluas kapasitas pelayanan lintas batas orang dan barang di wilayah perbatasan lainnya.
Tidak hanya mempercepat pembangunan fisik dan konektivitas, BNPP RI memastikan kehadiran negara dirasakan secara nyata oleh masyarakat perbatasan melalui penyaluran dan pengawalan berbagai program prioritas Presiden.
Nadia menegaskan bahwa program-program strategis nasional yang direalisasikan mencakup perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan program Makan Bergizi Gratis di sejumlah lokasi PLBN, hingga pengembangan ekosistem Kampung Nelayan Merah Putih di kawasan pesisir perbatasan.
“Melalui integrasi antara penguatan kawasan perbatasan dan implementasi program prioritas pemerintah, BNPP RI berkomitmen mewujudkan kawasan perbatasan yang mandiri, sejahtera, serta menjadi garda terdepan bangsa yang berdaya saing,” pungkas Nadia.
Baca juga: BNPP Raih WTP ke-12, Tegaskan Akuntabilitas Anggaran Pengelolaan Kawasan Perbatasan
BNPP RI terus memperkuat pengelolaan kawasan perbatasan melalui pembangunan Pos Lintas Batas Negara (PLBN) serta pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah bagi masyarakat perbatasan. (Antara)