Dorong Kesempatan Kerja Lulusan Baru, Pemerintah Siapkan Anggaran Magang Nasional Rp4,14 Triliun

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 12 Agu 2026, 18:44
thumbnail-author
Naila Fadhilah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Bakom RI Fahd Pahdepie dan Mentrans Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/8/2026) Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Bakom RI Fahd Pahdepie dan Mentrans Iftitah Sulaiman Suryanagara dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (12/8/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,14 triliun untuk mendukung pelaksanaan Program Magang Nasional Angkatan 2. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam memperluas penciptaan lapangan kerja, khususnya bagi para lulusan baru (fresh graduate) perguruan tinggi di seluruh Indonesia.

Deputi I Bidang Strategi dan Sistem Komunikasi Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Fahd Pahdepie, menjelaskan bahwa program ini masuk ke dalam paket stimulus ekonomi nasional yang dirancang untuk menjaga stabilitas serta momentum pertumbuhan ekonomi.

"Pelaksanaan Magang Nasional Angkatan 2 tahun 2026 merupakan bagian dari delapan paket kebijakan stimulus ekonomi pemerintah yang bertujuan menjaga stabilitas dan momentum pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk mendukung program ini, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp4,14 triliun," ujar Fahd dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026.

Baca juga: Resmi Dimulai, Program Magang Nasional Angkatan II Batch 1 Diikuti 46.160 Peserta

Pelaksanaan Magang Nasional Angkatan 2 Tahap (Batch) 1 telah resmi dimulai sejak 10 Agustus 2026 dengan melibatkan 46.160 peserta. Selama enam bulan ke depan, para peserta akan menjalani pemagangan intensif di berbagai instansi kementerian/lembaga serta perusahaan swasta.

Tinggi permintaan program ini terlihat dari keterlibatan 3.672 pihak penyelenggara yang terdiri dari 1.830 perusahaan swasta dan 1.842 kementerian/lembaga. Total lowongan yang dibuka mencapai 28.455 posisi dengan ketersediaan kuota sebanyak 54.304 peserta.

Animo para lulusan muda juga sangat masif. Tercatat sebanyak 732.483 pendaftar mengakses program ini, di mana 244.982 pendaftar dinyatakan memenuhi syarat administratif. Dari jumlah tersebut, sebanyak 46.160 peserta resmi terpilih setelah melalui verifikasi dan seleksi ketat di tingkat nasional.

Baca juga: Menaker Ungkap Pendaftar MagangHub 2026 Tembus 300 Ribu, Perebutkan 50 Ribu Kuota

"Tingginya jumlah pendaftar pada batch 1 ini menunjukkan besarnya kebutuhan lulusan muda untuk memperoleh pengalaman kerja, meningkatkan kompetensi dan membuktikan kemampuan di dunia profesional. Karena itu, Program Magang Nasional tidak boleh berhenti pada penempatan peserta, tetapi harus menjadi jembatan nyata menuju pekerjaan dan karir yang lebih baik," tegas Fahd.

Sebagai gambaran evaluasi, Program Magang Nasional Angkatan 1 sebelumnya mencatat partisipasi 102 ribu alumni perguruan tinggi dengan angka kelulusan mencapai 95 persen. Sebanyak 66 persen alumni magang melaporkan peningkatan kompetensi teknis dan *soft skill* secara signifikan, sementara 26 persen di antaranya langsung diserap menjadi karyawan tetap maupun kontrak di tempat magang mereka.

(Sumber: Antara)

HIGHLIGHT

x|close