Menaker Ungkap Pendaftar MagangHub 2026 Tembus 300 Ribu, Perebutkan 50 Ribu Kuota

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jul 2026, 16:38
thumbnail-author
Annisa Aldifa Keyla
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberi keterangan kepada awak media usai pembukaan Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta Menteri Ketenagakerjaan Yassierli memberi keterangan kepada awak media usai pembukaan Pameran Kesempatan Kerja/Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 yang digelar Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengungkapkan jumlah pendaftar Program Magang Nasional (MagangHub) Angkatan II Tahun 2026 Tahap 1 telah mencapai 300 ribu lulusan. Mereka bersaing untuk mengisi 50 ribu posisi magang yang disediakan pemerintah.

"Sekarang hari terakhir (28/7) pendaftaran pemagangan untuk lulusan peserta yang lulus satu tahun terakhir dari perguruan tinggi. Posisi 50 ribu (kuota yang disiapkan), yang daftar sudah 300 ribu. Ini luar biasa. Baru batch 1 ini," kata Yassierli usai membuka Pameran Kesempatan Kerja atau Job Fair bertajuk AI Career Boost Day 2026 di Jakarta, Selasa, 28 Juli 2026.

Yassierli menilai besarnya jumlah pendaftar mencerminkan tingginya minat lulusan perguruan tinggi terhadap program yang dirancang pemerintah untuk meningkatkan kompetensi sekaligus memperluas akses masuk ke dunia kerja dan industri nasional.

Ia menjelaskan, kuota sebanyak 50 ribu peserta tersebut merupakan pelaksanaan tahap pertama dari target keseluruhan Program Magang Nasional 2026 yang mencapai 150 ribu peserta. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap melalui tiga gelombang.

Setiap gelombang menyediakan kuota 50 ribu peserta. Dengan skema tersebut, peserta yang belum lolos pada tahap pertama masih memiliki kesempatan mengikuti seleksi pada tahap berikutnya.

Baca juga: Bakom Tegaskan Program Magang Nasional Perkuat Pengembangan SDM Menuju Indonesia Emas 2045

Yassierli pun mengajak peserta yang belum berhasil lolos pada tahap awal agar tetap mengikuti seleksi pada gelombang kedua dan ketiga karena pemerintah berkomitmen memaksimalkan pelaksanaan program sesuai target yang telah ditetapkan.

"Bagi mereka yang belum mendapatkan kesempatan magang di batch 1, kita dorong mereka untuk ikut di batch 2 dan batch 3," ujarnya.

Ia juga mengingatkan calon peserta agar mempertimbangkan pilihan lokasi dan perusahaan secara realistis dengan melihat tingkat persaingan di masing-masing perusahaan sebelum mendaftar.

Menurutnya, data mengenai jumlah pendaftar di setiap perusahaan dapat dijadikan acuan untuk memperkirakan peluang diterima sehingga peserta bisa memilih lokasi magang dengan tingkat persaingan yang lebih seimbang.

Kementerian Ketenagakerjaan juga mendorong masyarakat memanfaatkan kesempatan magang di daerah asal masing-masing. Peluang diterima dinilai lebih besar dibandingkan memilih perusahaan yang berada di wilayah dengan tingkat persaingan tinggi.

Baca Juga: Pendaftaran MagangHub 2026 Tahap I Dibuka hingga 28 Juli, Kemnaker Targetkan 150 Ribu Peserta

Yassierli berharap langkah tersebut dapat mendorong pemerataan peserta magang di berbagai daerah sehingga manfaat program tidak hanya berpusat di Jakarta, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan industri di seluruh Indonesia.

Ia menambahkan, peningkatan kuota dari 100 ribu peserta pada tahun sebelumnya menjadi 150 ribu peserta pada tahun ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam memperkuat pengembangan sumber daya manusia yang siap memasuki dunia kerja.

Meski demikian, pemerintah belum berencana menambah kuota di atas 150 ribu peserta karena angka tersebut telah ditetapkan sebagai target pelaksanaan Program Magang Nasional 2026.

Selain mengikuti program magang, Yassierli mengimbau para pencari kerja untuk memanfaatkan lowongan pekerjaan yang tersedia maupun platform Siap Kerja agar memiliki lebih banyak jalur untuk memasuki dunia kerja.

Program Magang Nasional 2026 Tahap 1 merupakan bagian dari target 150 ribu peserta sepanjang tahun 2026. Pelaksanaannya dibagi ke dalam tiga tahap dengan kuota masing-masing sebanyak 50 ribu peserta.

Usai penutupan pendaftaran pada Senin, 28 Juli 2026, tahapan berikutnya adalah proses seleksi peserta yang berlangsung hingga Rabu, 5 Agustus 2026.

Baca Juga: Program Magang Nasional Tingkatkan Kompetensi Peserta, 98,5 Persen Alami Perkembangan Keahlian

Selanjutnya, pleno dan penetapan peserta dijadwalkan pada Kamis, 6 Agustus 2026, pengumuman hasil seleksi pada Jumat, 7 Agustus 2026, pelaksanaan magang dimulai Senin, 10 Agustus 2026, sedangkan kick off penyelenggaraan Magang Nasional 2026 Tahap 1 akan digelar pada Selasa, 11 Agustus 2026.

Selama enam bulan menjalani program, peserta akan menerima uang saku yang besarannya mengacu pada Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) di lokasi mitra penyelenggara.

Selain uang saku, peserta juga memperoleh perlindungan BPJS Ketenagakerjaan yang meliputi Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) serta Jaminan Kematian (JKM).

(Sumber: Antara)

x|close