Ntvnews.id, Jakarta - Polda Metro Jaya memastikan proses ekshumasi atau pembongkaran makam jenazah Sutrimo di Banyumas, Jawa Tengah, dilaksanakan sesuai jadwal pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan pemeriksaan terhadap jenazah tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
"Kegiatan pemeriksaan forensik ini berjalan dengan dukungan penuh serta kerja sama teknis dari Polda Jawa Tengah dan Polresta Banyumas," kata Budi dalam keterangannya di Jakarta, Rabu.
Proses ekshumasi dipimpin oleh Ketua Persatuan Dokter Forensik-Medikolegal Indonesia (PDFMI) Brigjen Pol. (P) Dr. dr. Sumy Hastry Purwanti bersama Guru Besar dan Dokter Spesialis Kedokteran Forensik dan Medikolegal Prof. DR. dr. Ahmad Yudianto.
"Tahapan pemeriksaan meliputi proses ekshumasi atau pembongkaran makam, dilanjutkan dengan pemeriksaan luar, dan pemeriksaan dalam terhadap jenazah," ucap Budi.
Baca juga: Jasad Sutrimo Diekshumasi Hari Ini, Polisi Cari Penyebab Kematian
Sebelumnya, Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya telah meningkatkan penanganan kasus kematian warga berinisial S alias Sutrimo dari tahap penyelidikan menjadi penyidikan. Dalam proses tersebut, polisi menjadwalkan ekshumasi jenazah pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Pol. Iman Imanuddin mengatakan perkara tersebut ditangani berdasarkan dua laporan polisi. Laporan pertama berasal dari masyarakat yang disampaikan melalui Bareskrim Polri, sedangkan laporan lainnya dibuat oleh keluarga korban di Polresta Banyumas, Jawa Tengah. Kedua laporan tersebut kemudian dilimpahkan ke Polda Metro Jaya.
Baca Juga: Polda Jateng Bantu Amankan Makam Jelang Ekshumasi Sutrimo Eks Karumga Febrie
Polda Jawa Tengah sebelumnya juga menyatakan kesiapan untuk mendukung pelaksanaan ekshumasi terhadap Sutrimo, yang merupakan kepala rumah tangga mantan Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Febrie Adriansyah dan diduga meninggal secara tidak wajar di Banyumas.
Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Yuliyanto mengatakan dukungan diberikan sejak tahap persiapan hingga proses setelah ekshumasi selesai.
"Polda Jawa Tengah tentu saja siap membantu Polda Metro Jaya untuk pelaksanaan ekshumasi, mulai persiapan, kemudian pelaksanaan, maupun nanti pascapelaksanaan ekshumasi itu," ungkap Yuliyanto di Semarang, Senin, 10 Agustus 2026.
(Sumber: Antara)
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto (Antara)