PM Kosovo Dilempari Telur Saat Sidang Parlemen

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 10 Agu 2026, 12:26
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Kosovo Kosovo (Istimewa)

Ntvnews.id, Kosovo - Perdana Menteri Kosovo, Albin Kurti, menjadi sasaran lemparan beberapa butir telur yang dilakukan anggota parlemen dari kubu oposisi, Time Kadrijaj, pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Aksi tersebut berlangsung ketika Kurti sedang menyampaikan pidato dalam sidang parlemen.

Dilansir DW, Senin, 10 Agustus 2026, Pelemparan telur itu sontak memicu kericuhan di dalam Parlemen Kosovo. Kejadian serupa bukan sesuatu yang sepenuhnya baru di negara tersebut. Insiden pelemparan telur juga pernah terjadi pada masa pemerintahan mantan Perdana Menteri Kosovo, Isa Mustafa.

Perdana Menteri Kosovo Albin Kurti menerima aksi tersebut tanpa melakukan tindakan balasan. Ia mengatakan siap menerima perlakuan seperti itu dan menganggap pelemparan telur sebagai konsekuensi dari upaya membangun dialog.

Menurut Kurti, dirinya justru merasa senang dengan "harga" yang harus dibayarkan demi berlangsungnya dialog.

Mengutip Deutsche Welle, aksi tersebut dilakukan Kadrijaj setelah Kurti menyampaikan bahwa dirinya membutuhkan tambahan waktu untuk melakukan dialog sebelum menentukan kandidat ketua parlemen.

Kadrijaj kemudian berdiri dari tempat duduknya dan melemparkan telur ke arah Kurti sembari meneriakkan kata "memalukan".

Baca Juga: Sinyal Trump: AS Bakal Manfaatkan Krisis Ekonomi untuk Tekan Iran

Di tengah situasi politik yang belum menemukan titik temu, Kurti juga meminta seluruh pemimpin partai politik di Kosovo meneruskan pembicaraan mengenai persoalan kepresidenan.

Ia menilai bahwa konstitusi yang tidak disertai kesepakatan politik terkait pemilihan presiden dapat membawa Kosovo kembali menggelar pemilihan umum.

“Kami tidak mengusulkan nama meski kami punya nominasi karena tanpa persetujuan politik ini akan menjamin diadakannya pemungutan suara presiden yang berujung pemilu baru,” tuturnya, seperti dikutip Koha.

Kurti menegaskan bahwa dialog antarkelompok politik perlu diteruskan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan. Ia mengatakan kelanjutan dialog merupakan bagian dari proses yang diwajibkan berdasarkan konstitusi Kosovo.

Kosovo kembali menghadapi kebuntuan politik pada Juni 2026. Situasi tersebut telah berlangsung hampir dua tahun setelah negara itu menggelar dua kali pemilu.

Krisis politik tersebut dipicu perpecahan di parlemen yang menyebabkan proses pemilihan ketua parlemen dan kepala pemerintahan mengalami kegagalan.

Menurut laporan TVP World, Partai Vetevendosje yang dipimpin Kurti menjadi pemenang pemilu pada Desember 2025 dengan memperoleh 51,1 persen suara.

Namun, kemenangan tersebut belum cukup untuk membuat partai Kurti dapat mengambil keputusan secara mandiri. Mereka tetap membutuhkan dukungan partai lain. Ketiadaan kesepakatan akhirnya menyebabkan parlemen dibubarkan dan memperpanjang ketidakpastian politik di Kosovo.

TERKINI

PM Kosovo Dilempari Telur Saat Sidang Parlemen

News Senin, 10 Agu 2026 | 12:26 WIB

Bigmo Diperiksa Polisi Hari Ini

Metro Senin, 10 Agu 2026 | 12:05 WIB

Inilah Sosok Gadis Purwodadi Grobogan Terima Mahar Rp3 M

Viral Senin, 10 Agu 2026 | 11:54 WIB

Sinyal Trump: AS Bakal Manfaatkan Krisis Ekonomi untuk Tekan Iran

Luar Negeri Senin, 10 Agu 2026 | 11:50 WIB

Kebakaran Hantam Rumah Warga di Jembatan Dua Jakut

Metro Senin, 10 Agu 2026 | 11:43 WIB

Iran Siapkan RUU Pembatasan Kapal AS dan Israel di Selat Hormuz

Luar Negeri Senin, 10 Agu 2026 | 11:40 WIB

Mojtaba Khamenei Muncul Perdana Bareng Presiden Iran

Luar Negeri Senin, 10 Agu 2026 | 11:39 WIB

Gedung Pertemuan Advent Kebakaran Pagi Ini

Metro Senin, 10 Agu 2026 | 11:31 WIB
Load More

HIGHLIGHT

x|close