Ntvnews.id, Jakarta - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memang memaksa penutupan empat pintu masuk utama menuju Gunung Bromo sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB. Meski demikian, sejumlah destinasi wisata di sekitarnya yang masuk wilayah Kabupaten Probolinggo dipastikan masih aman untuk dikunjungi.
Kepastian tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Probolinggo, Heri Mulyadi, di Probolinggo pada Minggu (9/8).
"Akses menuju kawasan Gunung Bromo dari empat pintu resmi ditutup sejak Sabtu (8/8) pukul 22.00 WIB karena kebakaran, namun sejumlah destinasi wisata di wilayah Kabupaten Probolinggo yang berada di sekitar kawasan Bromo masih dalam kondisi aman untuk dikunjungi," katanya di Probolinggo, Minggu (9/8).
Pemantauan langsung di lapangan menunjukkan bahwa spot populer seperti Jembatan Kaca Bromo, Puncak Seruni Point, hingga Terminal Wisata Seruni Point tidak terpengaruh secara langsung. Jarak titik api di kawasan Bromo dinilai masih cukup jauh dari lokasi-lokasi favorit wisatawan tersebut.
“Untuk beberapa destinasi wisata tersebut kondisi hari ini masih aman dan juga masih memungkinkan untuk dikunjungi wisatawan. Namun, kami tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan situasi di lapangan,” katanya.
Walau saat ini situasi tergolong kondusif, pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap dinamika pergerakan api. Jika arah angin atau rembetan kebakaran mulai mengancam kawasan objek wisata Probolinggo, opsi pembatasan hingga penutupan dapat segera diambil.
"Hari ini masih aman untuk dikunjungi, tetapi apabila suatu waktu ada perubahan dan perkembangan di lapangan, kemungkinan juga akan ditutup apabila mengganggu keamanan, kenyamanan dan ketenangan," ujarnya.
Langkah antisipasi tersebut ditegaskan Heri sebagai komitmen utama pemerintah untuk menjamin keselamatan warga lokal maupun wisatawan.
Pihak Disporapar Kabupaten Probolinggo bersama instansi terkait dipastikan terus bersiaga memantau pergerakan karhutla. Setiap perubahan kondisi di lapangan akan menjadi bahan pertimbangan utama dalam mengambil keputusan terkait aktivitas pariwisata di wilayah tersebut.
(Sumber:Antara)
Destinasi wisata jembatan kaca Bromo yang sudah dibuka beberapa waktu lalu. (Antara)