Cekcok dengan Pacar Berujung Petaka, Pria Tenggelam di Kali BKB Saat Ambil Kunci yang Dilempar

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Agu 2026, 09:06
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ilustrasi tenggelam Ilustrasi tenggelam (Pixabay/ Miller_Eszter)

Ntvnews.id, Jakarta - Seorang pemuda bernama Tomil (19) dilaporkan tenggelam di Kali Banjir Kanal Barat (BKB), Grogol, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, setelah berusaha mengambil kunci yang sebelumnya terjatuh ke sungai saat terjadi pertengkaran dengan kekasihnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa bermula pada Sabtu (1/8) ketika Tomil terlibat cekcok dengan seorang remaja perempuan berinisial DS (17) yang diketahui merupakan pacarnya. Dalam suasana emosi, kunci milik DS disebut sempat dilempar ke aliran Kali BKB.

Setelah pertengkaran mereda, Tomil diduga berupaya mengambil kembali kunci tersebut. Ia melompat dari jembatan dan berenang menuju tanggul Kali Banjir Kanal Barat. Namun nahas, derasnya arus sungai diduga membuat korban kesulitan bertahan hingga akhirnya tenggelam.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat membenarkan adanya insiden tersebut.

"Kronologi benar ada cekcok pasangan di sekitar kali," ujarnya saat dikonfirmasi, Minggu (2/8).

Seorang saksi bernama Yuli (40) mengungkapkan warga sempat berusaha memberikan pertolongan ketika melihat korban terseret arus. Sejumlah warga bahkan melempar galon ke arah korban sebagai alat bantu mengapung. Namun, upaya penyelamatan itu tidak berhasil lantaran arus sungai yang cukup kuat.

Baca Juga: Trump Batalkan Rencana Serangan ke Iran, Kenapa?

Menerima laporan adanya korban tenggelam, tim SAR segera mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan pencarian. Namun hingga akhir operasi pada hari pertama, keberadaan Tomil belum berhasil ditemukan.

Pencarian kemudian dilanjutkan pada hari kedua, Minggu (2/8), dengan melibatkan tim gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Basarnas, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), serta sejumlah unsur terkait lainnya.

Tim melakukan penyisiran visual melalui jalur darat mulai dari titik korban dilaporkan tenggelam hingga kawasan Season City. Selain itu, pencarian juga dilakukan menggunakan perahu Landing Craft Rubber (LCR) dengan radius sekitar dua kilometer dari lokasi kejadian.

Meski upaya pencarian telah diperluas, korban masih belum ditemukan hingga Minggu sore. Operasi akhirnya dihentikan sementara karena kondisi cuaca yang mulai gelap dan terbatasnya jarak pandang di lokasi.

"Pencarian akan dilakukan kembali esok hari karena kondisi jarak pandang gelap," kata Marulitua.

Tim gabungan dijadwalkan melanjutkan pencarian terhadap Tomil pada Senin (3/8) pukul 07.00 WIB dengan harapan korban segera ditemukan. Peristiwa ini menjadi pengingat akan bahaya arus sungai, terutama saat kondisi emosi dapat mendorong seseorang mengambil tindakan berisiko tanpa mempertimbangkan keselamatan diri.

HIGHLIGHT

x|close