Ntvnews.id, Jakarta - Bentrokan di Menteng memakan korban jiwa satu orang meninggal dunia, sementara satu orang lainnya kritis. Korban berasal dari kelompok pemuda.
Korban meninggal dunia berinisial K. Berdasarkan informasi yang didapat, K merupakan nama panggilan korban. Inisial korban yang sesuai nama lengkapnya, ialah PH.
PH bukanlah sosok yang tanpa pakaian, tergeletak berlumuran darah dan gambarnya viral di media sosial. PH bukan pemuda bertubuh agak gemuk dan berambut kribo, yang mana celananya sempat dicopot oleh warga.
PH ialah sosok bertubuh kurus. PH diduga ialah orang yang ditarik warga, saat melarikan diri dengan memanjat balok kayu. Ia berhasil tertangkap warga, hingga akhirnya jadi bulan-bulanan. Video diduga penangkapan PH juga viral di media sosial.
Adapun jenazah PH sendiri, kini telah dipulangkan ke kampung halaman, pada Selasa, 28 Juli 2026 siang.
Sementara pemuda bertubuh gemuk, saat ini kondisinya masih kritis. Ia sampai saat ini masih dirawat di RSCM, Jakarta Pusat.
Aksi pemuda berkulit hitam itu sempat viral. Terutama saat seorang diri menutup gerbang rumah yang diserbu warga di Jalan Tambak I, Menteng, Jakarta Pusat. Ia melakukan hal itu, di tengah lemparan batu dan benda keras lainnya, serta pukulan kayu yang melayang ke arahnya.
Dia juga sempat terlihat saat melarikan diri dan terjatuh ke sebuah tempat seperti lubang, bersama sejumlah rekannya. Momen itu terjadi berbarengan dengan penangkapan pemuda diduga PH, oleh warga.
Sebelumnya, dalam kasus ini kedua pihak telah bersepakat damai. Walau demikian, proses hukum tetap berjalan. Polda Metro Jaya telah menetapkan tujuh orang sebagai tersangka.
Empat orang merupakan tersangka perusakan, yang berinisial GNA, AJL, FAM, dan ELL. Sementara tiga orang adalah tersangka pengeroyokan, yaitu SK, AS, dan OR.
bentrokan antarkelompok warga di Jalan Tambak, Kelurahan Pegangsaan, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat (Istimewa)