Liga Arab Peringatkan Timur Tengah di Ambang Ledakan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 28 Jul 2026, 06:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi perang di Timur Tengah/ist Ilustrasi perang di Timur Tengah/ist

Ntvnews.id, Riyadh - Sekretaris Jenderal Liga Arab, Nabil Fahmy, memperingatkan bahwa kawasan Timur Tengah berada di ambang krisis yang semakin serius akibat konflik berkepanjangan antara Amerika Serikat (AS) dan Iran. Ia mendesak Presiden AS Donald Trump untuk kembali mengedepankan jalur diplomasi guna mencegah meluasnya eskalasi di kawasan.

Dilansir dari TRT World, Selasa, 28 Juli 2026, Fahmy juga meminta Trump mengambil langkah untuk menahan kebijakan Israel terhadap rakyat Palestina.

Pernyataan tersebut disampaikan menjelang pertemuan antara Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington DC yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa, 28 Juli 2026 waktu setempat.

Dalam keterangannya, Fahmy menilai kondisi Timur Tengah saat ini telah memasuki fase yang sangat mengkhawatirkan.

"Situasi di kawasan ini sedang menuju ke titik yang sangat berbahaya dan mendekati momen ledakan pada lebih dari satu level," kata Fahmy memperingatkan.

Baca Juga: Iran Peringatkan Warga Timur Tengah Jauhi Lokasi Adanya Pasukan AS

Menurutnya, meningkatnya ketegangan dipicu oleh "kebuntuan dalam isu Palestina" serta "eskalasi yang ceroboh dan kebijakan yang menyerempet bahaya yang menggambarkan krisis Teluk".

Fahmy menegaskan seluruh pihak memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan stabilitas kawasan. Namun, ia menilai Amerika Serikat memiliki peran yang lebih besar dalam meredam konflik tersebut.

Lebih lanjut, Fahmy menyerukan agar Trump "mengendalikan ambisi ekstremis pemerintah Israel" yang dinilai berupaya menggagalkan inisiatif perdamaian di Sharm El-Sheikh. Inisiatif itu merujuk pada rencana perdamaian Gaza yang diumumkan Trump pada September 2025 dan berisi 20 poin penyelesaian konflik.

Rencana tersebut mencakup gencatan senjata di Jalur Gaza, pertukaran tahanan dan sandera, penarikan bertahap pasukan Israel, pembentukan pemerintahan transisi Palestina, hingga program rekonstruksi Gaza yang terdampak perang.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam keberadaan tentara Israel di Suriah di tengah pengunduran diri Bashar Assad dari jabatan kepala negara Suriah dan menyerukan negara-negara Timur Tengah untuk waspada terhadap langkah-langkah Israel terkait den <b>((Antara (Anadolu) ))</b> Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengecam keberadaan tentara Israel di Suriah di tengah pengunduran diri Bashar Assad dari jabatan kepala negara Suriah dan menyerukan negara-negara Timur Tengah untuk waspada terhadap langkah-langkah Israel terkait den ((Antara (Anadolu) ))

Fahmy juga meminta Trump menghentikan pelanggaran yang terus dilakukan Israel di Yerusalem Timur serta serangan terhadap warga Palestina di Tepi Barat.

Ia menuduh pemerintah Israel tengah berupaya "menghilangkan sepenuhnya keberadaan Palestina" melalui perluasan permukiman ilegal dan melanjutkan rencana penggusuran di wilayah Palestina.

Di akhir pernyataannya, Fahmy mendesak Amerika Serikat dan Iran agar "kembali dengan segera" pada nota kesepahaman (MoU) yang sebelumnya telah disepakati oleh kedua negara.

Menurutnya, Washington dan Teheran perlu segera melanjutkan perundingan untuk mengakhiri konflik, memulihkan stabilitas kawasan, menghormati kedaulatan negara-negara tetangga, serta membuka kembali jalur pelayaran di kawasan Teluk dan Laut Merah agar aktivitas navigasi internasional dapat berlangsung dengan aman.

TERKINI

Liga Arab Peringatkan Timur Tengah di Ambang Ledakan

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:50 WIB

Pria Tikam Polisi Gara-gara Tersinggung Ditegur

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 06:31 WIB

Ranjau Laut di Selat Hormuz Akhirnya Telan Korban

Luar Negeri Selasa, 28 Jul 2026 | 06:10 WIB

Nenek Terjebak dalam Sumur Berjam-jam

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 05:52 WIB

4 Mahasiswa Tenggelam di Sungai Musi Rawas

Viral Selasa, 28 Jul 2026 | 05:37 WIB
Load More
x|close