Ntvnews.id, Sorong- Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf menyatakan pemerintah mendukung rencana pembukaan embarkasi haji di Kota Sorong, Papua Barat Daya, sebagai upaya memudahkan pelayanan bagi calon jamaah haji. Namun, pembukaan embarkasi tersebut hanya dapat dilakukan jika memenuhi persyaratan jumlah jamaah dan kesiapan infrastruktur.
"Dalam prinsipnya kami ingin mempermudah jamaah haji. Tetapi untuk membuka embarkasi baru ada dua hal yang harus dipenuhi, yakni jumlah jamaah dan kesiapan bandaranya," kata Menhaj Irfan dalam rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Sorong, Jumat, 17 Juli 2026.
Ia menjelaskan, pembukaan embarkasi baru maupun embarkasi antara dapat dipertimbangkan apabila jumlah calon jamaah haji di suatu wilayah mencapai sekitar 4.000 orang. Selain itu, bandara yang akan digunakan juga harus memiliki kemampuan melayani operasional pesawat berbadan lebar untuk penerbangan haji.
Baca Juga: Kemenhaj Ajukan Dana Awal Rp4 Triliun untuk Persiapan Haji 2027
Menurut Menhaj, apabila kedua syarat tersebut telah dipenuhi, pemerintah siap mengkaji pembukaan embarkasi haji di Sorong sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan bagi jamaah di wilayah Papua.
Meski demikian, ia menegaskan bahwa realisasi pembukaan embarkasi itu masih membutuhkan koordinasi dengan berbagai kementerian dan lembaga terkait, seperti Direktorat Jenderal Imigrasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta instansi lainnya.
"Kalau semua pihak siap, tentu kemungkinan membuka embarkasi antara itu ada. Namun semuanya harus melalui koordinasi yang matang," ujar Menhaj Irfan.
Baca juga: Kemenhaj Siapkan Transfer Uang Muka Layanan Haji ke Arab Saudi
Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan ibadah haji, termasuk memperluas akses keberangkatan jamaah dari berbagai daerah, selama seluruh persyaratan teknis, administratif, dan operasional telah dipenuhi.
(Sumber: Antara)
Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf saat menghadiri rapat evaluasi penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriah/2026 Masehi di Sorong, Jumat, 17 Juli 2026 (Antara)