Ntvnews.id, Istanbul – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) yang sebelumnya disepakati dengan Iran sebagai upaya mengakhiri konflik kini sudah tidak lagi berlaku.
"Ini pertanyaan yang sangat menarik bagi saya. Saya rasa itu sudah berakhir. Saya tidak ingin berurusan dengan mereka (Iran) lagi. Mereka sampah," kata Trump kepada wartawan di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki, Rabu, 8 Juli 2026.
MoU Islamabad yang memuat 14 poin kesepakatan antara Iran dan Amerika Serikat mulai berlaku pada 18 Juni setelah ditandatangani secara elektronik oleh Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Presiden AS Donald Trump.
Kesepakatan tersebut ditandatangani menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan akibat serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran yang berlangsung selama beberapa pekan.
Baca Juga: Seskab: Prabowo dan PM Singapura Lawrence Wong Bakal Teken 26 MoU
Dalam isi nota kesepahaman itu, Pasal 1 mengatur mengenai gencatan senjata serta penghentian seluruh operasi militer.
Sementara itu, Pasal 4 membahas front Lebanon, termasuk penarikan pasukan Israel. Adapun Pasal 5 mengatur pelayaran sementara beserta koordinasi keamanan di Selat Hormuz.
Selain itu, Pasal 10 mengatur ekspor minyak Iran, sedangkan Pasal 11 membahas akses terhadap aset milik Iran yang selama ini dibekukan.
(Sumber: Antara)
Presiden Amerika Serikat Donald Trump. (Antara)