Ntvnews.id, Denpasar – Pemanfaatan teknologi biometrik oleh BPJS Kesehatan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Ngoerah, Denpasar, Bali, membantu mempercepat proses verifikasi identitas peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sehingga pelayanan kepada pasien menjadi lebih efisien.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar mengatakan pemerintah terus berkomitmen meningkatkan mutu layanan kesehatan melalui Program JKN.
“Melalui Program JKN, pemerintah terus berupaya menghadirkan pelayanan kesehatan yang berkualitas,” kata Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PM) Muhaimin Iskandar di sela meninjau layanan di RSUP Ngoerah di Denpasar, Bali, Rabu, 8 Juli 2026.
Menko yang akrab disapa Cak Imin itu menjelaskan bahwa kunjungannya ke rumah sakit terbesar di Denpasar tersebut bertujuan memastikan pelayanan JKN berjalan dengan mudah, cepat, dan tanpa diskriminasi di seluruh fasilitas kesehatan.
Baca Juga: BPJS Kesehatan: Peserta JKN Tembus 282,7 Juta Jiwa, Layanan Digunakan 725,3 Juta Kali pada 2025
Di sisi lain, Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan BPJS Kesehatan, Abdi Kurniawan Purba, menyampaikan bahwa peningkatan kualitas layanan JKN merupakan hasil dukungan pemerintah yang dibarengi kolaborasi erat dengan berbagai fasilitas kesehatan.
Menurutnya, berbagai inovasi yang diterapkan di fasilitas kesehatan dirancang agar peserta JKN memperoleh kemudahan sejak proses kedatangan hingga menerima pelayanan medis.
“Mulai dari proses registrasi, kami sediakan Antrean Online yang bisa diakses lewat Mobile JKN. Lalu di rumah sakit, ada verifikasi identitas melalui biometrik. Semuanya dirancang untuk memangkas waktu tunggu supaya peserta terlayani dengan lebih cepat dan mudah," ujar Abdi.
Salah seorang peserta JKN, Riyanto, yang sedang mendampingi istrinya menjalani pengobatan, mengaku telah merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Ia menilai proses administrasi berlangsung mudah, sementara pelayanan tenaga kesehatan diberikan secara ramah dan profesional.
Pria berusia 71 tahun itu juga mengungkapkan kondisi kesehatan istrinya kini lebih stabil dibandingkan sebelumnya ketika harus berulang kali menjalani perawatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD).
"Kami merasakan program JKN menjadi penolong bagi keluarga kami. Pelayanannya sangat baik, administrasinya mudah, dan kami merasa negara turut hadir memberikan perlindungan kesehatan,” katanya.
(Sumber: Antara)
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pemberdayaan Masyarakat (PMK) Muhaimin Iskandar (tengah) berinteraksi dengan warga di sela meninjau layanan JKN di RSUP Ngoerah, Denpasar, Bali, Rabu, 8 Juli 2026 (Antara)