Kepala Garda Revolusi Iran Muncul Perdana di Publik Jelang Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Jul 2026, 14:50
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
penghormatan terakhir kepada mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei penghormatan terakhir kepada mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei (Istimewa)

Ntvnews.id, Jakarta - Kepala Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), Ahmad Vahidi, tampil di hadapan publik untuk pertama kalinya sejak pecahnya perang di Timur Tengah pada Februari lalu. Kehadirannya terjadi saat memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, di Teheran.

Dilansir dari AFP, Jumat, 3 Juli 2026, media Iran Fars menayangkan rekaman video dan foto yang memperlihatkan Ahmad Vahidi berdiri di dekat peti jenazah Khamenei, meletakkan tangannya di atas peti, dan memanjatkan doa. Sebelumnya, Vahidi tidak pernah terlihat di ruang publik sejak konflik dimulai, yang diduga sebagai langkah pengamanan untuk menghindari ancaman pembunuhan seperti yang dialami pendahulunya.

Jenazah Ayatollah Ali Khamenei tiba di Grand Mosalla, Teheran, pada Jumat waktu setempat sebagai bagian dari rangkaian prosesi menjelang pemakaman resmi. Khamenei dilaporkan tewas dalam serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel pada Februari lalu. Upacara pemakamannya diperkirakan akan dihadiri jutaan pelayat.

Sejumlah foto yang dirilis AFP menunjukkan ribuan pelayat mengusung peti jenazah Khamenei yang dibalut bendera Iran saat memasuki Grand Mosalla, salah satu lokasi seremoni kenegaraan paling penting di Iran.

Baca Juga: Iran Siapkan Rangkaian Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Lebih dari 100 Negara Dilibatkan

Dokumentasi lainnya memperlihatkan lautan pelayat berpakaian hitam menghadiri prosesi pra-pemakaman. Peti jenazah ditempatkan di tengah dekorasi bunga merah dan ornamen kupu-kupu putih yang menghiasi area upacara.

Pemerintah Iran memperkirakan jutaan warga serta sejumlah pejabat tinggi dari berbagai negara akan menghadiri prosesi pemakaman resmi yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu ,4 Juli 2026. Kepala negosiator Iran bahkan telah menyerukan partisipasi publik secara besar-besaran sebagai bentuk penghormatan sekaligus respons atas wafatnya Khamenei.

Persiapan pelaksanaan pemakaman yang terbuka untuk masyarakat umum terus dilakukan di tengah situasi gencatan senjata yang masih rapuh antara Iran dan Amerika Serikat, setelah kedua pihak menyepakati langkah awal penghentian konflik.

Pada Kamis, 2 Juli 2026, para pekerja terlihat mempersiapkan kawasan Grand Mosalla, sementara aparat keamanan memperketat pengawasan dengan menghentikan kendaraan yang melintas dan membatasi akses warga yang ingin melihat langsung persiapan tersebut.

"Kami sedang menanam bunga-bunga dan menyiram tanaman semak untuk seremoni perpisahan bagi pemimpin kami yang gugur sebagai syuhada. Orang-orang akan datang dari seluruh penjuru Iran. Akan ada kerumunan massal yang sangat besar," kata salah satu pekerja, Hossein Mohadassi.

x|close