Sarwendah Balik Adukan Ruben Onsu ke KPAI Soal Pengasuhan dan Nafkah Anak

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 25 Jun 2026, 16:26
thumbnail-author
Dedi
Penulis & Editor
Bagikan
Ruben, Sarwendah Ruben, Sarwendah

Ntvnews.id, Jakarta - Sarwendah kini mengambil langkah hukum dengan melaporkan persoalan pengasuhan dan nafkah anak ke Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Langkah ini menjadi babak baru dalam perselisihan antara dirinya dan mantan suaminya, Ruben Onsu.

Didampingi kuasa hukumnya, Chris Sam Siwu, mantan personel Cherrybelle itu mendatangi kantor KPAI di Jakarta Pusat pada Kamis (25/6/2026). Menurut Chris, laporan yang diajukan berkaitan dengan hak-hak anak yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dan perlindungan.

"Yang kami laporkan terkait dengan pengasuhan dan nafkah, ya. Apa materinya? Semua yang klien kami rasakan dari awal pernikahan sampai dengan saat ini," ujar Chris Sam Siwu di kantor KPAI, Jakarta Pusat, Kamis (25/6/2026).

Chris menegaskan bahwa pengaduan tersebut tidak ditujukan untuk kepentingan pribadi Sarwendah. Fokus utama yang ingin diperjuangkan adalah kepentingan anak, termasuk pemenuhan hak mereka atas nafkah serta terciptanya rasa aman dan nyaman dalam kehidupan sehari-hari.

Baca Juga: FPCI, Kedubes Tiongkok dan CPDA Bahas Masa Depan Kemitraan Strategis Indonesia-Tiongkok

"Yang kami adukan semua tujuannya demi kepentingan anak, bukan demi kepentingan selain klien kami, ya, terkait nafkah anak. Terkait hak anak juga, anak juga merasa aman, merasa nyaman," kata Chris.

Dalam proses pengaduan tersebut, pihak Sarwendah juga menyerahkan sejumlah bukti kepada komisioner KPAI. Dokumen dan bukti yang disampaikan nantinya akan dianalisis lebih lanjut sebagai bagian dari tindak lanjut laporan yang diajukan.

Melalui langkah ini, pihak Sarwendah berharap persoalan yang tengah bergulir dapat diselesaikan secara baik tanpa memberikan dampak negatif terhadap kondisi psikologis anak-anak.

"Kami sudah menyerahkan bukti-bukti juga kepada mereka, mungkin akan dianalisis dan kami berharap masalah ini bisa selesai dengan baik-baik demi kepentingan anak," tuturnya.

x|close