Bakom RI Bantah Demo Dukungan MBG Dikondisikan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Jun 2026, 17:33
thumbnail-author
Zaki Islami
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Plt. Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana. Plt. Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI Kurnia Ramadhana. (ANTARA)

Ntvnews.id, Jakarta – Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI membantah tudingan bahwa aksi demonstrasi yang mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah dikondisikan oleh pemerintah. Pemerintah menegaskan menghormati seluruh aspirasi masyarakat, baik yang mendukung maupun yang mengkritik program tersebut.

Pelaksana Tugas (Plt.) Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Bakom RI, Kurnia Ramadhana, mengatakan setiap warga negara memiliki hak untuk menyampaikan pendapat sebagaimana dijamin oleh peraturan perundang-undangan.

"Terkait dugaan adanya pengkondisian dari pemerintah terhadap demonstrasi yang mendukung MBG, saya rasa itu tidak benar. Posisi pemerintah adalah menghargai setiap pendapat dan suara masyarakat, baik yang pro maupun yang kontra," kata Kurnia usai konferensi pers di Jakarta, Rabu.

Demo dukung MBG di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Demo dukung MBG di kawasan Patung Kuda Jakarta Pusat (NTVNews.id/Adiansyah)

Menurut Kurnia, pemerintah saat ini tengah fokus melakukan pembenahan terhadap tata kelola Program Makan Bergizi Gratis agar pelaksanaannya semakin baik dan tepat sasaran. Upaya tersebut dilakukan bersama jajaran pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN).

"Pada intinya yang saat ini sedang dilakukan pemerintah adalah berusaha berbenah diri dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis. Perbaikan-perbaikan terus dilakukan oleh pimpinan BGN yang baru," ujarnya.

Pernyataan tersebut disampaikan menyusul munculnya sejumlah aksi massa di berbagai daerah yang menyatakan dukungan terhadap keberlanjutan Program MBG. Aksi dukungan itu berlangsung setelah sebelumnya mahasiswa dan sejumlah kelompok masyarakat menggelar demonstrasi yang menuntut evaluasi menyeluruh terhadap program tersebut.

Di tengah proses evaluasi, BGN juga mengambil sejumlah langkah penataan program. Wakil Kepala sekaligus Juru Bicara BGN, Agustina Arumsari, sebelumnya menyampaikan bahwa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tidak akan menerima insentif selama masa libur sekolah, seiring dengan penghentian sementara distribusi makanan dalam program MBG selama periode tersebut.

Kebijakan itu, menurut BGN, merupakan bagian dari upaya standardisasi dan penataan tata kelola program agar pelaksanaannya lebih efektif. Selain itu, langkah tersebut juga ditujukan untuk meningkatkan efisiensi penggunaan anggaran negara.

Berdasarkan data BGN, hingga saat ini terdapat 27.820 unit SPPG yang telah beroperasi di berbagai wilayah Indonesia. Dengan penghentian pemberian insentif sebesar Rp6 juta per hari selama 18 hari masa libur sekolah, BGN memperkirakan efisiensi anggaran yang dapat dicapai mencapai sekitar Rp3 triliun.

Pemerintah menegaskan akan terus melakukan evaluasi dan perbaikan terhadap Program Makan Bergizi Gratis sembari tetap membuka ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kritik maupun dukungan terhadap kebijakan tersebut.

x|close