Iran Sepakat Tidak Pungut Biaya di Selat Hormuz

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Jun 2026, 13:29
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Sebuah kapal menunggu untuk melewati Selat Hormuz. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri. Ilustrasi - Sebuah kapal menunggu untuk melewati Selat Hormuz. ANTARA/Shady Alassar - Anadolu Agency/pri. (Antara)

Ntvnews.id, Moskow - Iran dikabarkan menyetujui untuk tidak memberlakukan biaya tol bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz sebagai bagian dari kesepakatan yang tengah dibahas dengan Amerika Serikat.

Informasi itu pertama kali dilaporkan oleh media Amerika Serikat, Fox News, yang mengutip sumber terkait proses negosiasi antara Washington dan Teheran.

Menurut laporan tersebut, Iran disebut siap membuka kembali akses pelayaran di Selat Hormuz tanpa membebankan biaya tol kepada kapal-kapal internasional yang melintas di kawasan strategis tersebut.

Baca Juga: Prabowo Telepon PM Belanda Bahas CEPA Uni Eropa-Indonesia hingga Situasi Selat Hormuz

Seorang pejabat senior pemerintahan Amerika Serikat yang dikutip Fox News menyatakan bahwa apabila kesepakatan resmi ditandatangani, Washington akan mencabut blokade yang selama ini diberlakukan bersamaan dengan pembukaan kembali Selat Hormuz oleh Iran.

Sebelumnya, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, mengungkapkan bahwa Iran dan Oman tengah mempersiapkan pernyataan bersama terkait pengelolaan pelayaran di Selat Hormuz.

Baca Juga: Iran Tutup Selat Hormuz Tanpa Batas Waktu di Tengah Memanasnya Konflik dengan AS

Pernyataan tersebut diperkirakan akan menjelaskan mekanisme operasional, keamanan, serta tata kelola jalur pelayaran yang menjadi perhatian banyak negara karena perannya yang sangat vital bagi perdagangan internasional.

Meski muncul laporan mengenai penghapusan biaya tol, Araghchi menegaskan bahwa hingga saat ini tidak ada pembahasan resmi terkait penerapan atau penghapusan tarif tol bagi kapal yang melintas di Selat Hormuz.

Namun demikian, ia tidak menutup kemungkinan adanya biaya tertentu yang berkaitan dengan layanan maritim atau fasilitas pendukung yang disediakan di kawasan tersebut.

(Sumber: Antara)

x|close