Iran Ancam Hentikan Laga Piala Dunia 2026 Jika...

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 13 Jun 2026, 03:25
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Ilustrasi - Bendera Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py. Ilustrasi - Bendera Iran dan Amerika Serikat. ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Ntvnews.id, Taheran - Iran memperingatkan akan menghentikan pertandingan di Piala Dunia 2026 apabila terdapat bendera tidak resmi maupun slogan yang dianggap menyasar tim nasional mereka di dalam stadion.

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, dan diberitakan sejumlah media Iran. Pernyataan itu muncul di tengah sorotan dan kritik terhadap partisipasi tim nasional Iran dalam ajang sepak bola terbesar di dunia tersebut.

"Kami telah memberi tahu FIFA bahwa jika bendera tidak resmi dibawa masuk atau slogan yang menargetkan tim nasional diteriakkan di stadion tempat Iran bermain di Piala Dunia, manajer tim tentu akan bertanggung jawab untuk menghentikan pertandingan," kata Donyamali, dikutip dari TRT World, Sabtu, 13 Juni 2026.

Ia juga menyatakan pihaknya telah memperoleh jaminan bahwa tidak akan terjadi gangguan saat Iran berhadapan dengan Mesir.

Piala Dunia 2026 akan bergulir mulai Kamis, dengan Iran tergabung di Grup G. Tim berjuluk Team Melli itu dijadwalkan menghadapi Selandia Baru di Los Angeles pada 15 Juni, kemudian melawan Belgia pada 21 Juni di kota yang sama, sebelum menghadapi Mesir di Seattle pada 26 Juni.

Sebelumnya, Federasi Sepak Bola Iran bersama Federasi Sepak Bola Mesir meminta FIFA untuk mencegah aktivitas yang berkaitan dengan “Pride” dalam pertandingan yang akan digelar di Seattle. Pertandingan tersebut oleh penyelenggara lokal ditetapkan sebagai "Pride Match" karena berlangsung bersamaan dengan rangkaian perayaan Seattle Pride.

Baca Juga: Aksi Mahasiswa di Thamrin Berakhir Damai, Massa Bubarkan Diri Dengan Tertib

Kontroversi lainnya muncul pada April lalu ketika sejumlah demonstran menggelar aksi di luar Kongres FIFA di Vancouver.

Para demonstran menuntut agar Iran dicoret dari Piala Dunia. Mereka beralasan tim nasional Iran dinilai merepresentasikan Korps Garda Revolusi Islam Iran, bukan seluruh rakyat Iran.

Di luar isu politik, timnas Iran juga menghadapi persoalan administratif menjelang turnamen. Federasi Sepak Bola Iran mengungkapkan bahwa jatah tiket untuk para pendukung mereka dicabut hanya beberapa hari sebelum kompetisi dimulai. Akibatnya, banyak suporter yang telah merencanakan perjalanan ke lokasi pertandingan tidak dapat menyaksikan tim kesayangannya secara langsung.

Saat ini skuad Iran tengah menjalani pemusatan latihan di Tijuana.

Di tengah konflik yang masih berlangsung di kawasan Timur Tengah, Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat menyatakan tim Iran hanya akan diperbolehkan memasuki wilayah AS satu hari sebelum masing-masing pertandingan yang mereka jalani.

x|close