Ntvnews.id, Jakarta - PT MRT Jakarta (Perseroda) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) menjalin kerja sama dalam pengembangan pemanfaatan data dan informasi statistik di bidang usaha perkeretaapian umum perkotaan.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengatakan bahwa data memiliki peran strategis dalam mendukung pengambilan kebijakan, khususnya terkait perencanaan dan analisis mobilitas masyarakat.
“Saat ini, data memegang pemeran penting dan strategis dalam pengambilan kebijakan. Kesepakatan bersama BPS RI hari ini merupakan langkah penting dalam mendukung perencanaan dan analisis mobilitas masyarakat," kata Tuhiyat dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 10 Juni 2026.
Baca Juga: MRT Jakarta Targetkan Uji Coba Fase 2A Bundaran HI–Monas Dimulai Juni 2027
Kesepakatan tersebut dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani oleh Tuhiyat dan Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti di Pusat Informasi area konstruksi Stasiun Monas, Jakarta, pada Selasa, 9 Juni 2026.
Ia menambahkan bahwa kerja sama ini diharapkan tidak hanya berhenti pada penandatanganan, tetapi juga menghasilkan implementasi nyata seperti studi bersama, integrasi data, hingga pengembangan dashboard analitik.
“Kami berharap kemitraan strategis ini menghasilkan langkah nyata, baik dalam bentuk studi bersama, integrasi data, maupun pengembangan dashboard, hingga analisis bersama,” tutur Tuhiyat.
Sementara itu, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menegaskan bahwa kolaborasi ini bertujuan memperkuat kualitas data agar lebih relevan dan bermanfaat bagi masyarakat serta pengambilan kebijakan nasional.
Baca Juga: MRT Jakarta Revitalisasi Stasiun Bundaran HI Jadi Ruang Multifungsi, Ditargetkan Rampung 2027
“Melalui nota kesepahaman ini, BPS RI dan PT MRT Jakarta (Perseroda) sepakat untuk memperkuat kerja sama dalam bidang penguatan data dan analisis, dengan tujuan akhir bersama, yaitu menghasilkan statistik resmi negara atau official statistics yang semakin relevan, akurat, dan bermanfaat," ungkap Amalia.
Setelah penandatanganan, rombongan MRT Jakarta dan BPS juga meninjau area konstruksi Stasiun Monas. Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina menjelaskan profil stasiun serta rencana operasional yang ditargetkan mulai beroperasi pada akhir 2027.
Ruang lingkup kerja sama ini mencakup kajian dan penelitian terkait perkeretaapian umum perkotaan, pengembangan sistem informasi bersama, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Kesepakatan tersebut direncanakan berlangsung selama tiga tahun ke depan.
(Sumber: Antara)
PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Badan Pusat Statistik (BPS RI) menyepakati kerja sama pengembangan, penyediaan, pemanfaatan data, dan informasi statistik bidang usaha perkeretaapian umum perkotaan di Jakarta, Selasa (9/6/2026). ANTARA/HO-PT MRT Jakarta (Perseroda). (Antara)