Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook menampilkan gambar karikatur yang menyerupai Presiden Prabowo Subianto dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).
Unggahan tersebut menyebut pemerintah akan menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan mengalihkan anggaran program tersebut untuk pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berikut narasi yang terdapat dalam unggahan tersebut:
“BERITA UTAMA MULYONO & PRABOWO: BERSAMA SELESAIKAN IKN! HENTIKAN MBG UNTUK BIAYA PEMBANGUNAN
PROGRAM MBG DIHENTIKAN! DANA ALOKASI KE IKN! LEBIH BAIK IKN!
REORGANISASI ANGGARAN NASIONAL: PENGAWASAN KETAT MBG, PRIORITAS BIAYA IKN, BEBAN APBN BERKURANG”
Lantas, benarkah Presiden Prabowo Subianto menghentikan Program MBG dan mengalihkan anggarannya untuk pembangunan IKN?
Unggahan yang menarasikan Prabowo hentikan MBG dan dana dialihkan ke pembangunan IKN. Faktanya, pernyataan tersebut tidak berdasar. (Facebook). (Antara)
Penjelasan:
Berdasarkan hasil penelusuran, tidak ditemukan pernyataan resmi pemerintah yang menyebut Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dihentikan maupun anggarannya dialihkan untuk pembangunan IKN.
Faktanya, pemerintah masih menjalankan program tersebut. Presiden Prabowo Subianto justru meminta jajaran terkait melakukan evaluasi terhadap sasaran penerima MBG agar program dapat lebih tepat sasaran.
Arahan tersebut mencakup prioritas penerima manfaat dari kelompok masyarakat yang membutuhkan, termasuk masyarakat dengan kondisi ekonomi terbawah serta wilayah yang memiliki risiko stunting.
Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Agustina Arumsari, seperti dikutip dari ANTARA, menjelaskan bahwa Presiden meminta berbagai masukan terkait pelaksanaan MBG dikaji terlebih dahulu sebelum pemerintah menentukan langkah selanjutnya.
Menurut Agustina, arahan Presiden bukan untuk menghentikan program, melainkan memastikan pelaksanaan MBG semakin efektif dan memberikan manfaat kepada kelompok yang membutuhkan.
Selain itu, pada 13 Juli 2026, Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan distribusi Program MBG kembali berjalan setelah masa libur sekolah.
Agustina Arumsari mengatakan masa jeda tersebut digunakan untuk melakukan pembenahan, termasuk memperkuat tata kelola dan memperbaiki aspek operasional agar kualitas layanan kepada penerima manfaat meningkat.
"Kami ingin memastikan bahwa distribusi MBG kembali berjalan dengan baik setelah masa penyesuaian," ujar Arumsari, dilansir dari ANTARA.
Dengan demikian, klaim yang menyebut Presiden Prabowo Subianto menghentikan Program MBG dan mengalihkan anggarannya untuk pembangunan IKN adalah tidak benar.
Program MBG hingga saat ini tetap berjalan. Pemerintah melakukan evaluasi dan perbaikan agar pelaksanaannya lebih tepat sasaran.
Kesimpulan:
Klaim yang menyebut Prabowo menghentikan Program MBG dan mengalihkan dana program tersebut untuk pembangunan IKN adalah tidak benar.
Klaim: Prabowo hentikan MBG, dana dialihkan ke pembangunan IKN.
Hasil Cek Fakta: Hoaks.
Arsip - Siswa berdoa sebelum menyantap makanan dari porsi makan bergizi gratis (MBG) di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Darul Furqan, di Sebatik Tengah, Nunukan, Kalimantan Utara, Rabu, 22 Juli 2026. SPPG Sebatik Tengah tersebut mendistribusikan MBG ke 13 Posyandu dan 10 sekolah diantaranya ke sekolah MI Darul Furqan yang terletak di tepi garis batas negara Indonesia dengan Malaysia. (Antara)