Ntvnews.id, Jakarta - Rencana Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta membuka 2.843 lowongan kerja melalui program padat karya mendapat dukungan dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Suhud Alynudin.
Menurutnya, program tersebut menjadi langkah positif untuk membantu masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang masih menghadapi berbagai tantangan.
Suhud menilai kebijakan yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berpotensi memberikan manfaat besar bagi warga, khususnya para pencari kerja yang saat ini masih kesulitan mendapatkan pekerjaan.
Baca Juga: Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya, Gajinya Setara UMP
Ia menegaskan bahwa langkah tersebut dapat menjadi solusi jangka pendek untuk membantu masyarakat yang terdampak perlambatan ekonomi sekaligus mengurangi angka pengangguran di Jakarta.
"Saya kira itu usulan yang bagus ya, usulan yang sangat baik. Di tengah situasi ekonomi yang berat, pengangguran banyak ya, rencana ataupun program Pak Gubernur ini patut didukung ya," ucapnya, Selasa, 9 Juni 2026.
Suhud juga berharap program tersebut dapat segera direalisasikan agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Baca Juga: Pemprov DKI Masih Finalisasi Teknis Soal 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya
Menurutnya, semakin cepat program berjalan, semakin besar pula peluang bagi warga Jakarta untuk memperoleh pekerjaan dan penghasilan yang dapat membantu memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Selain membuka lapangan kerja, program ini juga diharapkan mampu meningkatkan produktivitas masyarakat melalui berbagai kegiatan pembangunan dan penataan lingkungan kota.
Suhud juga melihat peluang kolaborasi antara program padat karya Pemprov DKI Jakarta dengan berbagai program ketenagakerjaan yang dijalankan pemerintah pusat.
Menurutnya, sinergi tersebut dapat memperluas manfaat bagi para pencari kerja sekaligus menciptakan lebih banyak peluang peningkatan keterampilan dan pengalaman kerja.
"Dan kalau misalnya ini bisa kita kolaborasikan atau kita sinergikan, nah itu bisa membantu mengurangi pengangguran di Jakarta gitu," terangnya.
Suhud Alynudin (NTVNews.id/Adiansyah)