Prabowo Dorong Siswa Sekolah Rakyat Belajar Disiplin demi Masa Depan Keluarga

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Jun 2026, 13:07
thumbnail-author
Winny
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
angkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam peninjauan Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan di Bali, Minggu (7/6/2026) angkapan layar - Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam peninjauan Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan di Bali, Minggu (7/6/2026) (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengajak para siswa Sekolah Rakyat untuk memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sungguh-sungguh sebagai jalan memperbaiki masa depan keluarga. Pesan tersebut disampaikan saat meninjau Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, yang menjadi bagian dari program pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Dalam arahannya, Presiden menekankan pentingnya kerja keras, kedisiplinan, serta penghormatan kepada guru dan orang tua. Menurutnya, pendidikan merupakan bekal utama bagi generasi muda untuk meraih kehidupan yang lebih baik sekaligus membalas perjuangan orang tua yang telah bekerja keras membesarkan mereka.

"Kita kerja keras, semuanya kerja keras, siswa dan siswi belajar yang baik, belajar yang keras, belajar yang disiplin, patuh sama guru. Selalu cintai orang tuamu, orang tuamu adalah bekerja keras untuk kamu, apapun pekerjaannya adalah sangat mulia, kamu harus nanti angkat orang tuamu, kamu harapan orang tuamu," kata Presiden Prabowo saat meninjau ke Sekolah Rakyat Menengah Pertama 17 Tabanan di Bali seperti yang dipantau daring dari Jakarta, Minggu, 7 Juni 2026.

Selain menekankan pentingnya pendidikan, Kepala Negara juga mengingatkan para siswa untuk selalu menjaga sikap dan perilaku dalam kehidupan sehari-hari. Ia menilai kesopanan, kebaikan kepada sesama, serta menghindari kebiasaan menjelekkan orang lain merupakan nilai penting yang dapat mendukung kesuksesan seseorang di masa depan.

Baca Juga: Kumpulkan Menteri di Hambalang, Prabowo Perkuat Kerja Sama Pendidikan Indonesia–Inggris

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut menanggapi kisah yang disampaikan salah seorang siswa bernama Gede Bagus Abimanyu. Siswa tersebut mengaku pernah mengalami perundungan sebelum mendapatkan kesempatan belajar di Sekolah Rakyat.

Menanggapi pengalaman tersebut, Presiden membagikan kisah pribadinya yang juga kerap menerima ejekan dari berbagai pihak. Ia mengingatkan para siswa agar tidak mudah berkecil hati ketika menghadapi perlakuan negatif dari orang lain.

"Jangankan kamu, saya sering diejek sampai sekarang, Presiden pun sering diejek, tidak apa-apa, yang penting hatimu teguh, hati kita baik. Kalau kita diejek kita bales dengan sopan santun, semakin dihina semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan. Dihina, sopan, jangan kecil hati," tutur Prabowo.

Baca Juga: 15 Transformasi Pendidikan Indonesia di Era Presiden Prabowo

Pada kesempatan yang sama, Presiden juga menyoroti pentingnya perluasan Program Sekolah Rakyat di Bali. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut perlu segera ditambah agar semakin banyak anak dari kelompok rentan yang memperoleh akses pendidikan yang layak dan berkualitas.

"Kita harus tambah secepat mungkin ya. Nanti diusahakan bupati-bupati, kalau tidak nanti pemerintah pusat cari lahannya, cari tanahnya. Kita upayakan," demikian Presiden Prabowo Subianto.

Prabowo berharap Program Sekolah Rakyat dapat menjadi sarana bagi anak-anak Indonesia untuk mengembangkan potensi diri, membangun karakter yang kuat, serta membuka peluang menuju kehidupan yang lebih sejahtera di masa mendatang.

(Sumber: Antara)

x|close