Ntvnews.id, Jakarta - Euforia pesta juara Persib Bandung yang memadati jalanan Kota Bandung pada Minggu (24/5/2026) ternyata menyisakan sederet insiden. Di balik lautan biru Bobotoh yang merayakan gelar, data terbaru menunjukkan ratusan orang mengalami kecelakaan, sementara sejumlah pemain dan staf Persib ikut terdampak dalam padatnya konvoi kemenangan.
Berdasarkan data yang dikutip sejumlah media dari Pemerintah Kota Bandung, jumlah korban dalam rangkaian konvoi mencapai lebih dari 122 orang. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyebut sebagian korban harus mendapat penanganan medis dan puluhan lainnya dirujuk ke rumah sakit. Dalam laporan yang sama, terdapat korban meninggal dunia yang diduga berkaitan dengan kecelakaan lalu lintas maupun tindak kekerasan di tengah euforia perayaan.
"Selama dua hari konvoi Persib juara tersebut, kami menerima laporan ada 122 korban kecelakaan dan dua korban kekerasan yang menyebabkan satu orang meninggal dunia," ujar Farhan saat ditemui di Pendopo Kota Bandung.
Tak hanya masyarakat, sejumlah penggawa Persib juga mengalami kejadian tak menyenangkan. Bek Persib asal Irak, Frans Putros, dilaporkan kehilangan telepon genggam saat rombongan tim terjebak di tengah kepadatan Bobotoh. Informasi itu pertama kali ramai setelah beberapa pemain Persib, termasuk Saddil Ramdani dan rekan setim lainnya, mengunggah permintaan bantuan melalui Instagram Story untuk mencari ponsel Putros yang hilang di tengah kerumunan massa.
Baca Juga: Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Jember, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
Sementara itu, bek asal Italia Federico Barba juga menjadi sorotan setelah video yang beredar di media sosial memperlihatkan dirinya terkena benda menyerupai bambu atau tiang bendera saat mengikuti pawai. Momen tersebut memicu reaksi emosional Barba di tengah situasi konvoi yang sulit dikendalikan akibat padatnya massa di sepanjang rute arak-arakan.
Pelatih Persib Bojan Hodak pun disebut mengalami gangguan selama konvoi berlangsung. Dalam sejumlah video yang viral, pelatih asal Kroasia itu tampak terkena semprotan air dari kerumunan suporter. Beberapa unggahan media sosial juga menyebut topi miliknya sempat diambil oleh orang tak dikenal saat rombongan bergerak menuju titik akhir konvoi di kawasan Asia Afrika. Namun, belum ada keterangan resmi dari Bojan terkait insiden tersebut.
Padatnya massa yang membludak di sejumlah titik disebut menjadi faktor utama terganggunya jalannya konvoi. Bahkan, beberapa pemain dilaporkan harus turun dari kendaraan dan berjalan kaki menuju lokasi acara karena akses kendaraan tertutup ribuan Bobotoh.
Hingga kini, belum ada penjelasan resmi dari manajemen Persib terkait keseluruhan insiden yang menimpa pemain dan staf selama konvoi berlangsung. Sementara itu, aparat dan pemerintah daerah masih melakukan pendataan atas seluruh korban dalam rangkaian perayaan juara tersebut.
Penampakan Bobotoh konvoi Kemenangan Persib Bandung (Persib)