Bakal Buka Pendidikan Kewirausahaan Serta Beri Kredit Usaha, Prabowo: Jangan Semua Jadi ASN

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 20 Mei 2026, 14:46
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Presiden Prabowo  Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro Presiden Prabowo Sampaikan Kerangka Ekonomi Makro (Youtube TVR Parlemen)

Ntvnews.id, Jakarta -  Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan rencananya membuka pendidikan kewirausahaan atau enterpreneurship. Tak hanya itu, Prabowo juga bakal memberikan kredit usaha kepada para lulusan pendidikan tersebut.

Hal itu diungkapkan Prabowo saat menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) di ruang rapat paripurna DPR, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 20 Mei 2026.

Prabowo mengatakan, pemerintah memerlukan inisiatif, inovasi, persaingan, keberanian mengambil risiko, managerial yang baik yang merupakan sisi terbaik dari ekonomi pasar bebas. Pemerintah juga harus menumbuhkan para pengusaha muda.

"Untuk itu, pemerintah ingin membuka pendidikan-pendidikan kewirausaha, pendidikan entrepreneurshi," katanya.

Kepala Negara menyatakan, anak muda Indonesia harus berani bersaing di dunia usaha. Jangan selalu berorientasi menjadi aparatur sipil negara (ASN).

Baca Juga: Prabowo Tak Persoalkan Pemenang Tender dari PDIP, Sebut Ikuti Teladan Megawati

"Kita ingin anak-anak muda, jangan semua minta jadi ASN, jangan semua minta jadi pemerintah, tetapi harus berani untuk bersaing dengan dunia usaha lain," katanya.

Prabowo meyakini banyak anak-anak muda Indonesia yang hebat. Pemerintah, katanya, akan terus membantu para pengusaha muda tersebut. Selepas pendidikan, anak-anak muda ini akan mendapat modal untuk membangun usahanya.

"Ini yang sedang kita godok bersama untuk kita beri, tidak hanya pendidikan entrepreneurship. Begitu dia selesai, kita juga harus memberi kredit startup. Kita harus dorong mereka, memberi kesempatan mereka untuk tumbuh jadi pengusaha-pengusaha yang kuat, pengusaha-pengusaha yang baru," katanya.

Ditekankan, demokrasi ekonomi memberikan kesempatan kepada setiap orang untuk tumbuh. Dengan demikian, jumlah pengusaha akan terus bertambah. Prabowo pun memerintahkan bank-bank pemerintah untuk memperluas penerima kredit.

"Saya minta bank-bank Himbara, cobalah menjadi bank yang patriotik. Jangan dia lagi, dia lagi. Yang dikasih kredit orang yang sudah kaya. Kalau dia sudah lama terima kredit dari pemerintah, ya sudah berjuang dong. Masa terus-menerus dikasih ke mereka?" katanya.

x|close