Pramono Resmikan Dua Embung di Jaksel, Diklaim Mampu Tampung hingga 10 Persen Air Hujan

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 19 Mei 2026, 12:35
thumbnail-author
Adiansyah
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Pramono Anung Pramono Anung (NTVNews.id/Adiansyah)

Ntvnews.id, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meresmikan dua embung di wilayah Jakarta Selatan, yakni Embung Jagakarsa dan Embung Pemuda. Kehadiran dua embung tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat pengendalian banjir dan pengelolaan air hujan.

Menurut politisi PDI Perjuangan tersebut, kedua embung yang baru diresmikan itu memiliki kapasitas tampung yang cukup besar karena berada di kawasan dengan area tangkapan air mencapai ratusan hektare.

"Catchment area-nya yang satu 500 lebih hektar, yang satu 300 lebih hektar, bisa punya daya tampung kurang lebih 10 sampai dengan 10 persen air hujan ketika terjadi hujan," ucapnya di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa, 19 Mei 2026.

Pembangunan embung dinilai penting untuk mengurangi genangan sekaligus membantu pengendalian debit air ketika hujan deras mengguyur Jakarta. Dengan adanya fasilitas tampungan air tersebut, limpasan air hujan di kawasan padat penduduk diharapkan dapat berkurang secara signifikan.

Baca Juga: Pramono Mau Tambah Arena Ring Tinju untuk Tekan Angka Tawuran

Pramono Anung resmikan kantor kecamatan Kebayoran Bari serta embung Pemuda dan Jagakarsa <b>(NTVNews.id/Adiansyah)</b> Pramono Anung resmikan kantor kecamatan Kebayoran Bari serta embung Pemuda dan Jagakarsa (NTVNews.id/Adiansyah)

Selain fokus pada infrastruktur pengendalian banjir, Pramono juga meresmikan Kantor Kecamatan Kebayoran Baru yang berlokasi di Jalan Kerinci IX, Gunung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Ia menyebut kantor baru tersebut memiliki desain representatif dengan suasana khas kawasan hijau Jakarta Selatan yang rindang dan nyaman.

"Sehingga dengan demikian tadi saya berpesan, membangun itu gampang tetapi yang sering jadi persoalan adalah merawat," ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Pramono juga mengungkapkan rencana penataan ulang Taman Puring menjadi taman ramah difabel di Jakarta Selatan. Usulan tersebut sebelumnya disampaikan oleh Wali Kota Jakarta Selatan dan langsung mendapat persetujuan dari gubernur.

Menurut Pramono, taman seluas sekitar 3.000 meter persegi itu nantinya akan dikembangkan menjadi ruang publik inklusif dengan fasilitas yang mendukung kebutuhan penyandang disabilitas.

"Saya tadi secara khusus menyetujui apa yang menjadi usulan Walikota Jakarta Selatan, Taman Puring akan kita gunakan menjadi Taman Difabel di Jakarta Selatan. Dan saya minta suratnya segera dibuatkan supaya segera kita bisa bangun," tutup Pramono.

x|close