Ntvnews.id, Jakarta - Sebuah unggahan di Facebook menarasikan bahwa Kementerian Agama menganggap kasus pencabulan terhadap santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sebagai hal yang wajar dan hanya merupakan nafsu manusiawi.
Unggahan tersebut menampilkan foto Menteri Agama Nasaruddin Umar disertai narasi yang menyebut pencabulan terhadap 50 santri di Pati bukan termasuk kejahatan agama, melainkan nafsu manusiawi.
Berikut narasi dalam unggahan tersebut:
“Kemenag menegaskan pencabulan 50 santri di Pati bukan termasuk kejahatan agama melainkan nafsu manusiawi”
Unggahan yang menarasikan Menteri Agama sebut pencabulan santriwati di pati sebagai nafsu manusiawi. Faktanya, Kemenag membantah narasi tersebut. (Facebook) (Antara)
Namun, berdasarkan penelusuran, Senin, 11 Mei 2026, tidak ditemukan pernyataan resmi maupun informasi dari pemerintah ataupun media kredibel yang menyebut Kementerian Agama menganggap kasus pencabulan terhadap santriwati di Pati sebagai hal yang wajar.
Sebaliknya, melalui laman resmi Kementerian Agama, Menteri Agama Nasaruddin Umar justru menegaskan bahwa pihaknya menolak segala bentuk kekerasan dan pelecehan, baik fisik, verbal, maupun seksual.
Baca Juga: Kemenag Siapkan Regulasi Baru Pesantren untuk Cegah Kekerasan Seksual
“Sikap saya terkait tindak kekerasan seksual itu jelas dan tegas. Tidak ada toleransi untuk tindak kekerasan seksual. Saya tidak pernah menoleransi sedikit pun tindakan yang mencederai martabat kemanusiaan,” tegas Menag.
Ia juga menekankan bahwa lembaga pendidikan harus menjadi tempat yang aman dan bermartabat bagi seluruh peserta didik.
Menurut Nasaruddin Umar, lembaga pendidikan keagamaan semestinya menjadi ruang paling aman bagi anak-anak dalam menimba ilmu sekaligus menjadi contoh dalam membangun masyarakat yang ideal.
Baca Juga: Kemenag Cabut Izin Operasional Ponpes Ndolo Kusumo Pati usai Kasus Dugaan Kekerasan Seksual
Dengan demikian, klaim yang menyebut Kementerian Agama menganggap pencabulan santriwati di Pati sebagai nafsu manusiawi yang wajar dipastikan tidak benar atau hoaks.
Rating: Hoaks
Klaim: Menteri Agama sebut pencabulan santriwati di Pati sebagai nafsu manusiawi
(Sumber: Antara)
Arsip - Tangkapan Layar - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan keterangan resmi melalui video berkaitan serangan hoaks di media sosial yang diduga menyudutkan Kementerian Agama dengan narasi-narasi ujaran kebencian. (ANTARA/Darwin Fatir) (Antara)