Mendes Yandri Harap Munas Papdesi Hasilkan Rekomendasi untuk Program Prioritas

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 11 Mei 2026, 14:12
thumbnail-author
Chika Prisila Ardala
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kiri) mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) saat memberikan keterangan usai menghadiri Munas II Papdesi di Kantor Kemendes, Jakarta, Senin 11 Mei 2026. ANTARA/Tri Meilani Ameliya/aa. Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto (kiri) mendampingi Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (tengah) saat memberikan keterangan usai menghadiri Munas II Papdesi di Kantor Kemendes, Jakarta, Senin 11 Mei 2026. ANTARA/Tri Meilani Ameliya/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto berharap Perkumpulan Aparatur Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Papdesi) melalui pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) II dapat menghasilkan berbagai rekomendasi untuk mendukung keberhasilan program prioritas pemerintah.

“Dengan adanya Munas ke-2 ini, kami tunggu rekomendasinya, kira-kira apa, nanti kita sampaikan kepada stakeholder atau pemegang kebijakan,” ujar Mendes Yandri saat memberikan sambutan dalam Munas II Papdesi di Kantor Kemendes PDT, Jakarta, Senin, 11 Mei 2026.

Menurut Yandri, rekomendasi yang dihasilkan diharapkan mampu memastikan seluruh program Presiden Prabowo Subianto dapat terlaksana dengan baik hingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat desa.

Baca Juga: Program MBG dan Kopdes Merah Putih Topang Kuat Pertumbuhan Ekonomi Kuartal I 2026

Dalam kesempatan tersebut, Yandri juga menyoroti sejumlah program prioritas pemerintah yang melibatkan desa, seperti program Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih, Program Makan Bergizi Gratis (MBG), hingga Sekolah Rakyat.

Ia menjelaskan desa-desa di Indonesia memiliki peluang besar untuk mendukung Program MBG melalui pengembangan desa tematik sesuai potensi masing-masing wilayah.

Mendes Yandri mencontohkan pengembangan desa ayam petelur, desa ikan nila, desa buah-buahan, hingga desa sayuran yang dapat menjadi penyuplai bahan pangan bagi Program MBG.

Diketahui, konsep desa tematik ditujukan untuk mengoptimalkan pembangunan desa berdasarkan potensi unggulan yang dimiliki setiap daerah.

Baca Juga: Mendes Yandri Tegaskan Mitra MBG Wajib Patuhi Aturan

Sebagai contoh, desa yang memiliki potensi perikanan nila akan dikembangkan menjadi sentra produksi ikan nila.

Dengan konsep tersebut, desa-desa yang bergerak di sektor pangan diharapkan bisa memperoleh manfaat ekonomi secara langsung dari Program MBG karena terlibat sebagai pemasok kebutuhan pangan.

“Bung Hatta mengatakan Indonesia tidak pernah akan bersinar, tidak akan pernah terang benderang dengan satu obor di Monas, tapi Indonesia akan terang benderang dengan lilin-lilin kecil yang ada di desa,” ucap Mendes Yandri Susanto.

Sejalan dengan hal tersebut, Yandri juga mengajak seluruh pihak, khususnya Papdesi, untuk memperkuat kolaborasi demi menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.

(Sumber: Antara)

x|close