Narasi hingga Akun Bapak2 ID Bantah Jadi Mitra Badan Komunikasi Pemerintah

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 7 Mei 2026, 12:20
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tim Redaksi
Editor
Bagikan
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari (kanan) dalam jumpa pers di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu 6 Mei 2026. ANTARA/Fathur Rochman Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari (kanan) dalam jumpa pers di Auditorium Kantor Bakom RI, Jakarta, Rabu 6 Mei 2026. ANTARA/Fathur Rochman (Antara)

Ntvnews.id, Jakarta - Sejumlah media digital dan akun media sosial membantah pernyataan Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Qodari yang menyebut mereka telah dirangkul sebagai mitra dalam New Media Forum atau yang dikenal sebagai homeless media.

Akun resmi instagram Bapak2ID menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah terlibat dalam forum maupun kegiatan yang disebutkan oleh Bakom.

"Warga kami yang baik hari, Lagi ramai berita Tempo tentang Bakom mengajak media yang tegabung di Indonesia New Media Forum (INMF), dan nama kita tau-tau ada disitu. KAGA, KAGA IKUTAN!" tulis keterangan.

Baca Juga: Kemenag Siapkan Regulasi Baru Pesantren untuk Cegah Kekerasan Seksual

Lebih lanjut, Bapak2ID menekan tidak memiliki afiliasi dengan pihak mana pun. "Dan kami kaga terganung di mana-mana. Kami aja kaget denger kabar ini," sambungnya.

Akun resmi instagram Bapak2ID menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah terlibat dalam forum <b>(Tangkapan Layar)</b> Akun resmi instagram Bapak2ID menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah terlibat dalam forum (Tangkapan Layar)

Selain Bapak2ID, media Narasi besutan jurnalis Najwa Shihab turut menyampaikan bantahan atas pernyataan Qodari. Melalui akun Instagram resmi @narasinewsroom, Narasi mengeluarkan empat poin klarifikasi.

Pertama, Narasi menyatakan tidak tergabung dalam Indonesia New Media Forum (INMF). Kedua, Narasi mengaku tidak mengetahui, tidak terlibat, dan tidak menghadiri pertemuan maupun jumpa pers terkait INMF atau Bakom pada 6 Mei 2026.

Ketiga, Narasi menegaskan bahwa mereka merupakan media resmi yang telah terdaftar dan terverifikasi Dewan Pers dengan nomor sertifikat 472/DP-Verifikasi/K/XI/2019. Keempat, Narasi menyatakan operasional medianya berjalan sesuai Kode Etik Jurnalistik Dewan Pers.

Bantahan serupa juga disampaikan akun Instagram @ngomonginuang. Dalam pernyataan resminya, Tim Ngomongin Uang mengaku tidak pernah menerima undangan ataupun melakukan komunikasi dengan Bakom RI.

"Oleh karena itu, klaim (Bakom RI) di berbagai media yang menyatakan bahwa Ngomongin Uang "digandeng" ataupun menjadi "mitra" pemerintah adalah tidak benar," tulis pernyataan Tim Ngomongin Uang.

Pernyataan Sikap Narasi <b>(Tangkapan Layar)</b> Pernyataan Sikap Narasi (Tangkapan Layar)

Hal senada disampaikan akun indomusikgram yang menyatakan tidak pernah bertemu dengan Bakom RI.

"Keikutsertaan kami di grup WhatsApp Indonesia New Media Forum sebatas grup chat. Indomusikgram tetap independen."

NTVnews sudah menghubungi Kepala Bakom M Qodari mengenai klarifikasi sejumlah homeless yang membantah bergabung dengan new media. Namun pesan yang kami kirim belum direspons.

 
 
 
View this post on Instagram

A post shared by NTV News (@ntvnews.id)

Sebelumnya, Qodari menyampaikan bahwa Bakom menggandeng sejumlah homeless media sebagai mitra baru dalam wadah New Media Forum.

"New Media Forum ini sebuah kolaborasi dari beberapa pelaku new media. Jadi dulu namanya dikenal dengan istilah homeless media, tapi teman-teman berusaha bertransformasi menjadi new media," ujar Qodari dalam jumpa pers di kantor Bakom, Jakarta, Rabu, 6 Mei 2026.

Dalam kesempatan itu, Qodari menyebut sejumlah akun dan media digital yang diklaim ikut dirangkul, di antaranya Folkative, Indozone, Dagelan, Indomusicgram, Infipop, Narasi, Muslimvlog, USS Feed, Bapak-Bapak ID, Ngomongin Uang, CXO Media, hingga Nalar TV.

Daftar yang Disebut Bakom Mitra INFM <b>(Istimewa)</b> Daftar yang Disebut Bakom Mitra INFM (Istimewa)

Menurut Qodari, kehadiran media digital menjadi bagian dari upaya Bakom menjangkau masyarakat lebih luas melalui kanal komunikasi modern.

"Kehadiran teman-teman new media mencerminkan upaya Bakom untuk menjangkau publik seluas-luasnya, tidak hanya melalui media konvensional, tapi juga melalui kanal-kanal digital yang pada hari ini telah menjadi realitas media atau realitas komunikasi kita, sebagai bentuk dari perkembangan teknologi dan sosial kemasyarakatan," jelasnya.

Ia juga menyebut homeless media perlu dirangkul agar kualitas produk mereka dapat berkembang seperti media konvensional.

"Jadi justru kalau dijauhi malah susah ngomong kita. Ya kan? Tambah dulu nih silaturahmi kan begitu. Kalau silaturahmi kan nanti poin-poin masukan, saran, itu bisa tersampaikan dengan baik," kata Qodari.

x|close