Ntvnews.id , Jakarta - Angka pertumbuhan Q1 2026 adalah delta (perbedaan) putaran ekonomi di Januari-Maret 2026 dibandingkan dengan putaran ekonomi di Januari-Maret 2025 (delta Year on Year).
Apa saja yang berbeda?
Pelaksanaan MBG: +2.400% YoY
- Q1 2025:
- Baru 900 dapur
- Baru 2,5 juta porsi per hari
- Baru 45.000 pekerja MBG
- Putaran uang baru Rp. 37,5 milyar per hari
- Q1 2026:
- Sudah 26.066 dapur (+ 2.800% YoY)
- Sudah 60 juta porsi per hari (+ 2.400% YoY)
- Sudah 1,3 juta pekerja MBG (+ 2.800% YoY)
- Putaran uang MBG sudah Rp. 900 milyar per hari (+ 2.400% YoY)
Baca Juga: Kepala BPS: Mobilitas Masyarakat Sepanjang Kuartal I Meningkat
Investasi Besar Danantara Dimulai
- Q1 2025: Danantara baru terbentuk Februari 2025
- Q1 2026:
- 13 proyek hilirisasi ground breaking 6 Februari 2026
- Investasi USD 7 milyar (hampir Rp. 120 triliun)
- Serap 6.000 lapangan kerja langsung
Investasi Swasta dan Pemerintah: +7% YoY, Tumbuh Stabil
- Q1 2025:
- Realisasi investasi Rp. 465 triliun
- Penyerapan tenaga kerja 573.027 orang
- Q1 2026:
- Realisasi investasi Rp. 498 triliun (+7% YoY)
- Penyerapan tenaga kerja 706.569 orang (+19% YoY)
Pemanfaatan APBN: +31% YoY, Akselerasi Belanja Tepat Lebih Cepat
- Q1 2025:
- Belanja negara Rp. 620 triliun
- - Belum semua program prioritas berjalan
- Q1 2026:
- Belanja negara Rp. 815 triliun (+31% YoY)
- Seluruh program prioritas sudah berjalan
Baca Juga: BPS: Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I 2026, Didorong MBG dan THR PNS
Program Prioritas Presiden Lainnya Mulai Dibangun
- Q1 2025:
- Gerai fisik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih belum dibangun
- Desa Nelayan Merah Putih belum dibangun
- Sekolah Garuda Baru belum dibangun
- - Sekolah Rakyat permanen belum dibangun
- Q1 2026:
- 30.000 gerai fisik Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih proses dibangun
- 35 Desa Nelayan Merah Putih proses dibangun
- 4 Sekolah Garuda Baru proses dibangun
- 93 Sekolah Rakyat permanen proses dibangun
Harga BBM dan Listrik Subsidi: Terjaga +0% YoY, Menopang Daya Beli Rakyat
- Q1 2025:
- Solar subsidi: Rp. 6.800 / liter
- Pertalite subsidi: Rp. 10.000 / liter
- Listrik 450 VA: Rp. 415 / kWh
- Listrik 900 VA: Rp. 605 / kWh
- Q1 2026:
- Solar subsidi: Rp. 6.800 / liter
- Pertalite subsidi: Rp. 10.000 / liter
- Listrik 450 VA: Rp. 415 / kWh
- Listrik 900 VA: Rp. 605 / kWh
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia (Bakom)