Hillary Brigitta Lasut Sentil Narasi Amien Rais: Itu Fitnah, Bukan Kritik!

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 4 Mei 2026, 16:47
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Hillary Brigitta Lasut, Seskab Teddy Indra Wijaya Hillary Brigitta Lasut, Seskab Teddy Indra Wijaya (Dokumentasi)

Ntvnews.id, Jakarta - Praktisi hukum sekaligus tokoh politik nasional, Dr. Hillary Brigitta Lasut, S.H., LL.M.(HBL), melontarkan kritik tajam terhadap pernyataan Amien Rais yang menyasar kehidupan pribadi Sekretaris Kabinet (Seskab), Letnan Kolonel (Letkol) Inf. Teddy Indra Wijaya

Hillary menilai narasi tersebut telah melampaui batas etika publik dan secara berbahaya menyeret institusi kepresidenan ke dalam pusaran spekulasi yang tidak bertanggung jawab.

Menurut Hillary, pernyataan tersebut bukan lagi bagian dari demokrasi yang sehat, melainkan upaya pembodohan publik yang mencederai martabat negara.

Hillary menegaskan adanya garis demarkasi yang jelas antara kritik terhadap kinerja dan serangan personal yang tak berdasar.

“Ini bukan lagi kritik, ini serangan yang tidak berdasar. Kita semua sepakat bahwa kritik itu penting dalam demokrasi, tetapi ketika tuduhan dilempar tanpa bukti yang jelas, itu berubah menjadi fitnah,” tuturnya ke awak media, 4 Mei 2026.

Ia pun menyayangkan sikap tokoh sekaliber Amien Rais yang seharusnya memfilter informasi sebelum dikonsumsi khalayak luas. 

Hillary menekankan bahwa figur publik memikul tanggung jawab besar sebagai penjaga kualitas informasi, bukan justru menjadi sumber spekulasi yang meracuni ruang publik dengan asumsi yang tidak terverifikasi.

Persoalan ini dinilai kian fatal karena menyeret nama Presiden ke dalam urusan pribadi seorang perwira menengah TNI yang tengah mengabdi sebagai pejabat negara.

“Ketika isu pribadi seorang pejabat dikaitkan dengan Presiden, yang dipertaruhkan bukan lagi sekadar nama individu, melainkan kehormatan institusi negara. Pola seperti ini harus dihentikan,” sambung Hillary dengan lugas.

Ia pun menantang pihak-pihak yang menyebarkan narasi tersebut untuk membuktikan ucapannya secara jantan.

 “Jika tidak ada dasar yang dapat dipertanggungjawabkan, langkah yang paling ksatria adalah melakukan klarifikasi terbuka atau menarik pernyataan tersebut. Ini adalah masalah integritas,” tambahnya.

Sebagai sosok yang pernah berinteraksi langsung dengan sistem kerja di Sekretariat Kabinet, Hillary memberikan kesaksian nyata untuk mematahkan tudingan miring terhadap Letkol Teddy.

“Saya saksi hidup bagaimana gerak cepat Seskab dalam menangani laporan masyarakat. Salah satunya adalah kasus ketidakadilan yang menimpa seorang anak dari wilayah perbatasan, yang akhirnya mendapatkan keadilan berkat respons cepat beliau,” ungkap Hillary.

Menutup pernyataannya, Hillary memberikan pesan keras bagi para aktor politik agar tetap menjaga kompas moral dalam berkompetisi.

“Apabila ada persaingan politik, berlomba-lombalah dalam membantu masyarakat. Jangan sampai ketidakmampuan bersaing secara sehat membuat kita kehilangan hati nurani. Kritik itu membangun negara, tetapi fitnah hanyalah pembodohan publik,” pungkasnya.

Hillary menegaskan bahwa demokrasi memberikan ruang luas untuk kritik, namun harus tetap berpijak pada fakta dan etika. Ia juga menyampaikan dukungan terhadap Teddy Indra Wijaya dalam menjalankan tugasnya sebagai pejabat negara.

"Saya saksi hidup gerakan cepat Seskab dalam menangani laporan masyarakat yang akhirnya merubah hidup seorang anak dari perbatasan yang sempat mengalami ketidakadilan. Apabila memang ada persaingan politik, berlomba-lomba lah membantu masyarakat"

"Jangan sampai ketidakmampuan untuk bersaing dalam politik membuat kita menjadi tidak punya hati nurani," pungkasnya.

x|close