Pihak Sarwendah Klaim Kantongi Rekam Medis Lengkap Ruben Onsu soal HIV

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 14 Agu 2026, 09:23
thumbnail-author
April
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Sarwendah Sarwendah (NTVNews)

Ntvnews.id, Jakarta - Ketegangan antara Sarwendah dan Ruben Onsu memasuki babak baru di tengah proses hukum yang tengah berjalan. Tim kuasa hukum Sarwendah secara mengejutkan mengklaim telah memegang dokumen medis lengkap terkait kondisi kesehatan dan riwayat penyakit Ruben Onsu, mulai dari hasil laboratorium hingga rekam medis resmi dari rumah sakit.

Langkah ini diambil sebagai respons atas pernyataan pihak Ruben Onsu sebelumnya yang membantah isu kesehatan dan mengidap HIV sang presenter yang belakangan ini ramai menjadi konsumsi publik.

Kuasa hukum Sarwendah, Chris Sam Siwu, menegaskan bahwa kliennya memiliki akses legal terhadap seluruh dokumen tersebut. Menurutnya, dokumen-dokumen medis itu didapatkan saat Sarwendah masih berstatus sebagai istri sah Ruben Onsu, di mana seluruh rangkaian pemeriksaan kesehatan tersebut dijalankan.

"Bang Minola (pengacara Ruben) lupa bahwa Sarwendah adalah istri kliennya pada saat itu," ujar Chris Sam Siwu, 14 Agustus 2026.

"Jadi apa pun urusan kesehatannya, dokter, rumah sakit, pasti memberikan hasil, bukti pemeriksaan, bukti lab kepada klien kami."

Chris memastikan bahwa seluruh berkas pemeriksaan tersebut telah disiapkan sebagai materi pembuktian utama yang akan dibeberkan secara transparan di hadapan majelis hakim dalam agenda persidangan mendatang.

Persoalan riwayat penyakit ini menjadi sorotan tajam karena dikaitkan dengan gugatan hak asuh anak yang diajukan oleh Ruben. Chris menegaskan pihaknya tidak akan membuka detail penyakit tersebut ke ruang publik saat ini, melainkan akan membuktikannya langsung di pengadilan.

"Kami tegaskan kami punya buktinya, yang akan kami sampaikan di pengadilan. Kami punya buktinya terkait 'penyakit tiga huruf' itu," tutur Chris menekankan.

Selain mengklaim memiliki bukti medis, tim hukum Sarwendah juga melayangkan peringatan keras terkait validitas data identitas pada dokumen kesehatan yang sempat diperlihatkan pihak Ruben ke publik. Chris menyoroti adanya indikasi perbedaan tanggal lahir yang tercantum dalam dokumen tersebut.

Ia juga memperingatkan pihak laboratorium agar menjaga integritas data dan tidak melakukan manipulasi informasi.

"Kami ingatkan kepada lab tersebut, hati-hati. Jangan sampai ada indikasi kesengajaan terhadap perubahan tanggal lahir dan identitas," tambahnya.

Sebelumnya, pada awal Agustus 2026, pihak Ruben Onsu melalui pengacaranya, Minola Sebayang, telah mengambil langkah tegas untuk menghentikan spekulasi liar di media sosial yang menyebut kliennya positif HIV.

Dalam penjelasannya di media sosial pekan lalu, Minola menunjukkan dokumen hasil pengujian laboratorium darah Ruben Onsu yang menunjukkan hasil "non-reaktif". Pihak Ruben meminta agar narasi mengenai masalah kesehatan tersebut segera dihentikan karena dianggap sebagai berita bohong.

Namun, pihak Sarwendah mengimbau agar tim Ruben Onsu tidak lagi menggiring opini publik dan mengajak semua pihak untuk menyelesaikan sengketa ini secara terbuka di meja hijau.

"Kami tidak buka di sini (media), tapi kami buka di pengadilan," tutup Chris Sam Siwu.

HIGHLIGHT

x|close