Ntvnews.id, Jakarta - Keseimbangan hormon tidak hanya berpengaruh terhadap siklus menstruasi pada perempuan, tetapi juga berkaitan erat dengan suasana hati, metabolisme tubuh, sistem pencernaan, hingga kesuburan.
Ketidakseimbangan hormon dapat memicu berbagai gangguan fisik maupun psikologis, seperti siklus menstruasi yang tidak teratur, mudah lelah, munculnya jerawat, perut kembung, hingga perubahan berat badan.
Dikutip dari siaran Hindustan Times pada Minggu, 17 Mei 2026, ahli nutrisi sekaligus pelatih kebugaran Neeraja Mehta mengatakan bahwa sejumlah jenis makanan dapat membantu menjaga keseimbangan hormon dalam tubuh.
Baca Juga: Tips Ampuh Menjaga Sayuran Tetap Segar dan Awet
Menurut dia, makanan seperti sayuran hijau, yoghurt tanpa pemanis, kacang-kacangan, biji-bijian, hingga buah tinggi serat memiliki manfaat besar dalam mendukung kesehatan hormon.
- Sayuran hijau
Sayuran berdaun hijau diketahui kaya akan serat, magnesium, folat, zat besi, dan antioksidan yang baik untuk tubuh.
Jenis makanan ini dapat dikonsumsi dalam bentuk tumisan maupun sup untuk membantu memenuhi kebutuhan zat gizi harian.
Neeraja menjelaskan bahwa kandungan magnesium dalam sayuran hijau sangat bermanfaat terutama bagi perempuan yang mengalami stres, kelelahan, gangguan tidur, hingga gejala sindrom pramenstruasi.
Selain itu, sayuran hijau juga tidak memicu lonjakan gula darah secara cepat sehingga baik untuk menjaga metabolisme tubuh tetap stabil.
- Yoghurt tanpa pemanis
Yoghurt tanpa pemanis mengandung probiotik yang membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan.
Menurut Neeraja, hormon dalam tubuh diserap dan diproses melalui sistem pencernaan sehingga kesehatan usus menjadi faktor penting dalam menjaga keseimbangan hormon.
Baca Juga: 10 Makanan Sehat yang Cocok Dikonsumsi saat Musim Hujan
Kandungan probiotik pada yoghurt juga dapat membantu proses pencernaan menjadi lebih optimal.
- Kacang-kacangan dan biji-bijian
Menambahkan kacang-kacangan dan biji-bijian ke dalam menu harian dinilai dapat membantu tubuh memperoleh asupan lemak sehat, protein, vitamin, serta mineral penting.
Neeraja menyebut zat-zat gizi tersebut mampu membantu meningkatkan sekresi hormon serta menjaga kesehatan kelenjar tiroid.
Selain itu, makanan ini juga membuat rasa kenyang bertahan lebih lama.
- Beri dan buah tinggi serat
Buah beri, jambu biji, apel, dan buah tinggi serat lainnya mengandung antioksidan, vitamin, air, serta serat yang baik untuk mengurangi stres oksidatif dan menjaga kesehatan pencernaan.
"Mengonsumsi buah sebagai pengganti makanan penutup dan camilan kemasan tidak sehat dapat membantu menjaga energi tetap stabil dan mengurangi keinginan ngemil," kata Neeraja.
- Biji rami
Biji rami atau flaxseed juga disebut memiliki manfaat baik untuk kesehatan hormon karena mengandung serat dan berbagai nutrisi penting lainnya.
Baca Juga: 3 Sayuran Mentah Ini Disarankan Dokter Tak Dimakan Mentah
"Biji rami menyediakan serat, asam lemak omega-3, dan lignan, bahan kimia alami yang terkait dengan produksi estrogen yang sehat," kata Neeraja.
Menurut dia, konsumsi biji rami dapat membantu meningkatkan kesehatan usus sekaligus mendukung keseimbangan hormon dalam tubuh.
Biji rami dapat dikonsumsi dengan berbagai cara, mulai dari dicampurkan ke yoghurt, jus, oat, hingga dijadikan tambahan bahan saat membuat roti rumahan.
(Sumber: Antara)
Ilustrasi - Aneka pilihan makanan sehat. (Shutterstock/pri.) (Antara)