Pariwisata di AS Masih Sepi Meski FIFA World Cup 2026 Sudah Dekat

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 16 Mei 2026, 08:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Adiantoro
Editor
Bagikan
Trofi FIFA World Cup 2026. ANTARA/Xinhua/Liang Sen/aa. Trofi FIFA World Cup 2026. ANTARA/Xinhua/Liang Sen/aa. (Antara)

Ntvnews.id, Washington D.C - Gelaran FIFA World Cup 2026 ternyata belum mampu mendongkrak sektor pariwisata di Seattle, Amerika Serikat sesuai harapan. Walaupun jutaan tiket pertandingan telah ludes terjual, tingkat pemesanan hotel di kota tuan rumah tersebut masih berada di bawah proyeksi industri.

Presiden FIFA, Gianni Infantino, sebelumnya menggambarkan turnamen edisi kali ini akan terasa seperti "104 Super Bowl". Namun, menjelang dimulainya kompetisi bulan depan, para pelaku industri wisata menilai dampak ekonominya belum terlalu signifikan.

Seattle dijadwalkan menjadi lokasi enam pertandingan dalam FIFA World Cup 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko sepanjang Juni hingga Juli 2026.

Mengutip laporan Washington State Standard, data dari American Hotel and Lodging Association (AHLA) menunjukkan wisatawan domestik masih mendominasi perjalanan, sedangkan kunjungan wisatawan internasional belum mengalami peningkatan besar.

Baca Juga: Alasan FIFA World Cup Trophy Tour by Coca-Cola Singgah ke Jakarta

Bahkan, hampir 80 persen pelaku industri hotel di Seattle mengaku jumlah reservasi kamar masih di bawah ekspektasi dan belum melampaui tren musim panas pada tahun-tahun biasa.

Presiden Washington Hospitality Association, Anthony Anton, mengatakan sektor perhotelan masih berharap ajang sepak bola terbesar dunia itu dapat menjadi pendorong bisnis mereka.

"Industri ini sedang sulit dan memang sudah lama sulit. Jadi musim panas yang bagus tentu tetap disambut baik. Dan jika hasilnya bisa lebih baik dari musim panas biasa, itu akan menjadi berkah," ucap Anthony.

Walaupun lonjakan okupansi hotel belum terlihat, biro pariwisata Seattle tetap memperkirakan FIFA World Cup 2026 dapat menyumbang dampak ekonomi hingga 845 juta dolar AS atau sekitar Rp13,52 triliun untuk kawasan Seattle dan King County.

Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat (AS). ANTARA/Anadolu/py. <b>(Antara)</b> Ilustrasi - Bendera Amerika Serikat (AS). ANTARA/Anadolu/py. (Antara)

Analis dari CoStar Group, Michael Stathokostopoulos, menilai ekspektasi terhadap dampak ekonomi turnamen tersebut sebelumnya terlalu tinggi.

"Jelas ini akan menjadi acara positif bagi AS," ungkapnya.

"Saya rasa awalnya dampaknya sedikit terlalu dibesar-besarkan dan sekarang mungkin malah sedikit diremehkan," lengkap Michael.

Pelaku industri wisata masih optimistis tingkat pemesanan hotel akan meningkat mendekati jadwal pertandingan. Mereka menilai suporter sepak bola internasional umumnya melakukan pemesanan akomodasi secara mendadak.

Baca Juga: Indonesia Resmi Jadi Tuan Rumah FIFA ASEAN Cup 2026

Selain itu, Seattle berharap laga fase gugur pada Juli mendatang dapat mendatangkan lebih banyak pendukung dari negara-negara besar seperti Inggris, Prancis, Argentina, Brasil, dan Jerman.

"Kami ingin menunjukkan alasan lain untuk datang ke sini dan kembali lagi setelah Piala Dunia," jelas Wakil Presiden Downtown Seattle Association, Jennifer Casillas.

x|close