Xi Jinping Tekankan Kemitraan dengan AS Saat Bertemu Trump di Beijing

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 15 Mei 2026, 07:00
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Arsip - Presiden China Xi Jinping (kanan) bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Busan, Korea Selatan 30 Oktober 2025.(ANTARA/HO-Xinhua/Huang Jingwen) Arsip - Presiden China Xi Jinping (kanan) bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Busan, Korea Selatan 30 Oktober 2025.(ANTARA/HO-Xinhua/Huang Jingwen) (Antara)

Ntvnews.id, Beijing - Presiden China Xi Jinping menyampaikan kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bahwa kedua negara seharusnya menjadi "mitra dan bukan rival" dalam pertemuan penting yang digelar di Beijing pada Kamis, 14 Kamis 2026 waktu setempat.

Menanggapi hal tersebut, Trump menyebut bahwa AS dan China akan memiliki "masa depan yang fantastis bersama".

Dilansir dari AFP, Jumat, 15 Mei 2026, Pertemuan kedua pemimpin berlangsung setelah upacara penyambutan megah untuk Trump di Aula Besar Rakyat, Beijing, pada Kamis pagi waktu setempat. Kunjungan ini juga tercatat sebagai yang pertama bagi seorang Presiden AS ke China dalam satu dekade terakhir.

Dalam pertemuan itu, Xi mengatakan dirinya "senang" dapat menyambut Trump, yang terakhir kali berkunjung ke Beijing pada 2017 saat masa jabatan pertamanya.

Xi juga menilai bahwa pertemuan tersebut berlangsung di tengah kondisi dunia yang "telah sampai di persimpangan jalan yang baru".

Baca Juga: Trump Sebut Gencatan Senjata AS-Iran Masih Bertahan Meski dalam Kondisi “Sangat Lemah”

Ia menegaskan bahwa "Hubungan China-AS yang stabil adalah anugerah bagi dunia. Kerja sama menguntungkan kedua belah pihak, sementara konfrontasi merugikan keduanya. Kita seharusnya menjadi mitra dan bukan rival,".

Sementara itu, Trump menyebut pertemuan dengan Xi sebagai sebuah "kehormatan".

"Suatu kehormatan bisa berada bersama Anda. Suatu kehormatan menjadi teman Anda, dan hubungan antara China dan AS akan lebih baik dari sebelumnya," kata Trump dalam pertemuan tersebut di Aula Besar Rakyat, Beijing.

Trump juga menambahkan bahwa kedua negara akan "memiliki masa depan yang fantastis bersama".

Dalam pertemuan tatap muka itu, berbagai isu strategis diperkirakan turut dibahas, termasuk Iran, Taiwan, hingga persoalan perdagangan.

Arsip - Presiden China Xi Jinping bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat di Busan, Korea Selatan, (30/10/2025). (ANTARA/HO-Xinhua/Shen Hong) <b>(Antara)</b> Arsip - Presiden China Xi Jinping bertemu Presiden Amerika Serikat Donald Trump saat di Busan, Korea Selatan, (30/10/2025). (ANTARA/HO-Xinhua/Shen Hong) (Antara)

Di sisi lain, Trump membawa sejumlah agenda utama terkait kerja sama ekonomi, termasuk peluang kesepakatan di sektor pertanian, penerbangan, dan berbagai industri lainnya. Ia sebelumnya juga menegaskan keinginannya agar China membuka lebih luas akses bagi perusahaan-perusahaan AS.

Selain itu, Trump berharap dapat melakukan "pembicaraan panjang" dengan Xi mengenai isu Iran, meskipun ia menegaskan bahwa AS "tidak membutuhkan bantuan apa pun terkait Iran" dari China.

x|close