Purbaya Bantah Isu Kas Negara Sisa Rp120 T dan Hanya Cukup 2 Minggu

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 24 Apr 2026, 22:00
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Beno Junianto
Editor
Bagikan
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu yang menyebut keuangan negara hanya tersisa Rp120 triliun.  Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu yang menyebut keuangan negara hanya tersisa Rp120 triliun. (Ntvnews.id-Muslimin Trisyuliono)

Ntvnews.id, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa membantah isu yang menyebut keuangan negara hanya tersisa Rp120 triliun. 

Ia menegaskan kondisi kas pemerintah masih aman dan dikelola dengan baik.

Purbaya menjelaskan, dana pemerintah yang tersimpan dalam Saldo Anggaran Lebih (SAL) saat ini masih mencapai sekitar Rp420 triliun dan tidak mengalami pengurangan.

"Isu dana negara yang tertinggal Rp120 triliun katanya. Itu katanya ada yang bilang lagi, dulu dibilang saya hanya punya uang 2 minggu. Sekarang, uangnya tinggal Rp120 triliun, abis itu abis," ucap Purbaya, Jumat 24 April 2026.

"Uang saya yang SAL masih Rp420 triliun nggak diganggu," lanjutnya.

Baca juga: Purbaya Bantah Rencana Penerapan Pajak Tol dan Pajak Orang Kaya

Lebih lanjuut, Purbaya mengakui sebagian dana tersebut sekitar Rp300 triliun ditempatkan di sistem perbankan.

Namun, langkah itu bukan berarti uang negara berkurang, melainkan bagian dari strategi pengelolaan kas untuk mendorong likuiditas ekonomi.

Menurutnya, kebijakan tersebut justru bertujuan memperkuat perputaran uang di sektor riil tanpa menambah beban anggaran.

"Jadi cash management kita sudah cukup baik, yang Rp300 trilun itu kita masukin ke perbankan supaya ada tambahan likuiditas, supaya ekonominya bisa berjalan," jelas Purbaya.

"Kalau di luar negeri saya sebut kuasa monetary policy. Orang-orang di luar sana agak kaget juga kita bisa itu.  Itu jadi, nggak usah takut dengan APBN pemerintah, masih cukup, dan uang kita masih banyak," lanjutnya.

Baca juga: Purbaya Pilih Ferry Ardiyanto dan Sudarto Jadi Plh Dirjen Kemenkeu

Purbaya menilai penempatan dana di perbankan merupakan langkah strategis lantaran dapat menggerakkan ekonomi tanpa menambah biaya tambahan bagi pemerintah.

"Itu yang menunjang pertumbuhan ekonomi selama beberapa bulan terakhir. Tapi uangnya nggak abis, masih deposito saya, itu smart move sebetulnya. Jalanin ekonomi, tanpa biaya tambahan," tandasnya.

x|close