IHSG Masih Tertekan, OJK Imbau Investor Tidak Panik

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 3 Feb 2026, 00:10
thumbnail-author
Muslimin Trisyuliono
Penulis
thumbnail-author
Tasya Paramitha
Editor
Bagikan
Profil Friderica Widyasari Dewi Profil Friderica Widyasari Dewi (OJK)

Ntvnews.id, Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau para investor di pasar modal Indonesia agar tetap tenang dan tidak mengambil keputusan secara tergesa-gesa di tengah dinamika pasar saham saat ini.

Anggota Dewan Komisioner OJK yang juga menjabat sebagai Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi, menegaskan pentingnya sikap rasional dalam berinvestasi. 

Ia meminta investor tidak terpancing kepanikan dan tetap berpegang pada analisis yang matang.

“Kita titip pesan untuk seluruh investor di Indonesia, jangan panik, tetap tenang, tetap mengambil keputusan investasi secara rasional. Melihat investasi itu adalah bagaimana melihat fundamental dan juga prospek ke depan,” ujar di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin 2 Februari 2026.

Baca juga: Airlangga: Purbaya Akan Bentuk Pansel Seleksi Pimpinan OJK

Ia juga mengimbau investor dalam melakukan investasi di pasar saham Indonesia untuk tujuan jangka panjang, dengan berpatokan pada fundamental ekonomi domestik dan prospek pasar modal Indonesia ke depan.

“Kalau kita melihat kalau investasi di pasar modal itu kan melihat jangka panjang, melihat fundamental ekonomi kita sangat baik, dan juga kalau kita melihat prospek ke depan juga sangat baik,” ujar Kiky.

Ia kembali meminta pelaku pasar untuk tetap tidak panik, dan memastikan bahwa OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Self-Regulatory Organization (SRO) akan menjalankan semua tugas secara baik.

“Jadi tolong jangan panik ya, tetap tenang, dan kita semua disini OJK, SRO, we are doing our job. Kita memastikan semuanya dapat dilaksanakan dengan baik begitu ya,” ujar Kiky.

Dalam kesempatan ini, OJK melaporkan investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp654,9 miliar di pasar saham Indonesia pada perdagangan hari Senin (02/02), setelah mereka melakukan aksi jual bersih (net sell) sepanjang empat hari pada pekan lalu.

“Ternyata setelah empat hari asing net sell, pada hari ini asing mencatatkan net buy sebesar Rp654,9 miliar. Jadi ini berita bagusnya bahwa ternyata foreign buy hari ini setelah empat hari kemarin net sell dari foreign,” ujar Kiky.

Baca juga: Mensesneg: Pengisian 3 Jabatan OJK Bisa Tanpa Tim Seleksi

Data penutupan perdagangan BEI pada Senin (02/02) sore, IHSG ditutup melemah 406,88 poin atau 4,88 persen ke posisi 7.922,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 27,29 poin atau 3,27 persen ke posisi 806,24.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.949.040 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 50,41 miliar lembar saham senilai Rp29,17 triliun. Sebanyak 58 saham naik 720 saham menurun dan 36 tidak bergerak nilainya. (Sumber:Antara)

x|close