Menilik Kontribusi Jaringan dan Konektivitas Singapore Airlines Group di Indonesia

NTVNews - Berita Hari Ini, Terbaru dan Viral - 30 Jan 2026, 07:35
thumbnail-author
Deddy Setiawan
Penulis
thumbnail-author
Siti Ruqoyah
Editor
Bagikan
Boeing 777-200 in Singapore Airlines livery Boeing 777-200 in Singapore Airlines livery (Singapore Airlines)

Ntvnews.id, Jakarta - Konektivitas udara memainkan peran krusial dalam mendorong pertumbuhan pariwisata, perdagangan, dan logistik suatu negara. Dalam konteks Indonesia sebagai destinasi wisata unggulan sekaligus pasar ekonomi terbesar di Asia Tenggara, kontribusi jaringan penerbangan internasional menjadi faktor strategis.

Singapore Airlines Group (SIA Group), melalui maskapai full service Singapore Airlines (SIA) dan maskapai berbiaya rendah Scoot, menunjukkan peran signifikan dalam memperkuat arus mobilitas manusia dan barang menuju Indonesia sepanjang 2025 hingga awal 2026.

Berdasarkan data operasional yang dipublikasikan di situs resmi Singapore Airlines Group, permintaan perjalanan udara sepanjang Agustus hingga November 2025 tetap berada pada tren positif. Pada Agustus 2025, trafik penumpang SIA Group meningkat 5,4 persen secara tahunan (year-on-year), melampaui pertumbuhan kapasitas penumpang yang sebesar 2,7 persen. Kondisi ini mendorong tingkat keterisian kursi atau passenger load factor (PLF) naik menjadi 88 persen.

Baca Juga: 10 Negara Paling Aman untuk Wisatawan 2026

Kinerja tersebut berlanjut pada bulan-bulan berikutnya. Oktober 2025 mencatat pertumbuhan trafik penumpang sebesar 5,3 persen dengan PLF mencapai 87,3 persen, sementara pada November 2025 trafik penumpang tetap tumbuh 2,6 persen dengan PLF stabil di level yang sama. Secara konsisten, SIA dan Scoot mengangkut rata-rata lebih dari 3,4 juta hingga 3,6 juta penumpang per bulan.

Stabilnya tingkat keterisian penumpang ini mencerminkan tingginya minat perjalanan lintas negara, termasuk ke Indonesia, baik untuk tujuan wisata, bisnis, maupun transit. Sebagai hub regional utama, Singapura menjadi gerbang penting yang menghubungkan Indonesia dengan berbagai destinasi global.

Jaringan Penumpang yang Luas ke Kota-Kota Indonesia

Boeing 777-200 in Singapore Airlines livery <b>(Singapore Airlines)</b> Boeing 777-200 in Singapore Airlines livery (Singapore Airlines)

Per awal Januari 2026, jaringan penumpang SIA Group mencakup lebih dari 130 destinasi di 37 negara dan wilayah. Indonesia menjadi salah satu pasar utama dengan cakupan kota yang luas. Singapore Airlines sendiri melayani penerbangan langsung ke Denpasar (Bali), Jakarta, Medan, dan Surabaya dengan frekuensi tinggi. Rute Jakarta–Singapura, misalnya, dilayani hingga 63 penerbangan dalam sepekan, sementara Denpasar dilayani hingga 42 penerbangan mingguan.

Di sisi lain, Scoot memperkuat konektivitas ke kota-kota sekunder dan destinasi wisata unggulan di Indonesia. Maskapai ini melayani lebih dari 14 kota di Tanah Air, termasuk Bali, Lombok, Labuan Bajo, Manado, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, hingga Kertajati. Kehadiran Scoot memungkinkan wisatawan internasional menjangkau destinasi non-mainstream di Indonesia dengan biaya yang lebih terjangkau, sekaligus mendukung program pemerataan pariwisata nasional.

Kombinasi layanan full service dan low-cost carrier ini menciptakan ekosistem konektivitas yang inklusif, membuka peluang lebih luas bagi wisatawan inbound dari Asia, Eropa, hingga Amerika untuk menjelajahi Indonesia.

Dampak Langsung terhadap Pariwisata Inbound hingga Perdagangan dan Logistik

Boeing 787-10 in Singapore Airlines livery <b>(Singapore Airlines)</b> Boeing 787-10 in Singapore Airlines livery (Singapore Airlines)

Konektivitas yang kuat terbukti menjadi tulang punggung pemulihan dan pertumbuhan pariwisata Indonesia. Bali tetap menjadi destinasi utama dengan frekuensi penerbangan tertinggi, namun peningkatan akses ke Labuan Bajo, Lombok, Manado, dan Yogyakarta menunjukkan pergeseran positif menuju diversifikasi destinasi wisata.

Dengan jaringan penerbangan yang terintegrasi melalui hub Singapura, wisatawan mancanegara dapat melakukan perjalanan multi-destinasi secara efisien. Hal ini mendukung strategi Indonesia dalam menarik wisatawan berkualitas tinggi, memperpanjang lama tinggal, serta meningkatkan belanja wisata.

Selain penumpang, kontribusi SIA Group juga terlihat pada sektor kargo udara. Sepanjang 2025, jaringan kargo SIA Group mencakup hingga 135 destinasi di 38 negara dan wilayah. Indonesia menjadi bagian penting dalam jaringan tersebut, terutama untuk pengiriman barang bernilai tinggi, produk manufaktur, elektronik, farmasi, hingga komoditas segar.

Baca Juga: 13,98 Juta Wisatawan Mancanegara Datang ke Indonesia Sepanjang 2025

Meskipun sektor kargo sempat menghadapi tekanan akibat ketegangan perdagangan global dan gangguan cuaca pada September–Oktober 2025, kinerja kembali menguat pada November 2025. Pada periode tersebut, angkutan kargo tumbuh 12,4 persen secara tahunan, didukung lonjakan permintaan akhir tahun serta optimalisasi penggunaan pesawat kargo (freighter).

Bagi Indonesia, konektivitas kargo ini berperan penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok ekspor-impor, khususnya untuk pasar Asia Timur, Asia Selatan, dan Eropa. Singapura berfungsi sebagai hub logistik regional yang memungkinkan distribusi barang dari dan ke Indonesia menjadi lebih cepat dan efisien.

Sinergi dengan Maskapai Nasional Sampai Jadi Penopang Mobilitas dan Pertumbuhan Ekonomi

Kontribusi SIA Group semakin diperkuat melalui kerja sama codeshare dengan Garuda Indonesia. Kerja sama ini mencakup sejumlah destinasi domestik seperti Labuan Bajo, Manado, Lombok, Surabaya, dan Denpasar. Sinergi tersebut memperluas pilihan rute bagi penumpang internasional, sekaligus meningkatkan visibilitas destinasi Indonesia di jaringan global.

Bagi sektor pariwisata dan perdagangan, kolaborasi ini menciptakan nilai tambah berupa konektivitas seamless, jadwal penerbangan yang lebih fleksibel, serta akses pasar yang lebih luas.

Secara keseluruhan, jaringan dan konektivitas Singapore Airlines Group berkontribusi signifikan dalam mendukung mobilitas manusia dan barang ke Indonesia. Konsistensi pertumbuhan trafik penumpang, luasnya jaringan kota tujuan, serta kekuatan layanan kargo menjadikan SIA Group sebagai salah satu mitra strategis Indonesia dalam pengembangan pariwisata inbound, perdagangan internasional, dan logistik.

Ke depan, dengan permintaan perjalanan yang tetap resilien dan perluasan jaringan yang berkelanjutan, peran Singapore Airlines Group diperkirakan akan terus menjadi katalis bagi integrasi Indonesia dalam ekosistem ekonomi dan pariwisata regional maupun global.

 

x|close